Posts Tagged ‘ubuntu’

[Ubuntu Server] Membuat Simple File Sharing Dengan Samba Server

Seperti biasa install dulu samba

sudo apt-get install samba smbfs

Misalkan kita memiliki:
1. Workgroup namanya: gadjah.net
2. Nama komputer server (Netbios): fileserver
3. Asumsi, sudah memiliki folder yang akan di-sharing, misalkan: /mnt/data
4. Akan di-share dengan nama datashare
5. Hak akses diberikan ke username dengan nama guest
6. Jangan lupa untuk mengubah hak akses untuk folder /mnt/data

sudo chmod 1777 /mnt/data

Kemudian ganti file konfigurasi samba dengan file kosong:

sudo mv /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.ori
sudo nano /etc/samba/smb.conf

Dalam file smb.conf yang baru dibuat, isikan seperti ini:

[global]
   workgroup = gadjah.net
   netbios name = fileserver
[datashare]
   comment = Uji Coba Samba Server
   path = /mnt/data
   read only = no

Restart Ubuntu Server:

sudo /etc/init.d/samba restart

Berikan hak akses samba ke user guest:

sudo smbpasswd -a guest

Kemudian akses melalui Windows Explorer dengan username dan password untuk guest:

\\fileserver\datashare

Tips dan Trik:
Supaya folder yang dishare tidak muncul di My Network Places:

[global]
   workgroup = gadjah.net
   netbios name = fileserver
[datashare]
   comment = Uji Coba Samba Server
   path = /mnt/data
   read only = no
   #Tambahkan Ini:
   browsable = no

Untuk membatasi hak akses user ke folder:

[global]
   workgroup = gadjah.net
   netbios name = fileserver
[datashare]
   comment = Uji Coba Samba Server
   path = /mnt/data
   read only = no
   #Tambahkan Ini:
   valid users = irfan farrell

Dengan konfigurasi di atas maka folder hanya bisa diakses oleh user dengan nama irfan dan farrel saja.

5 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Thursday, June 4, 2009

Categories: linux, windows

Tags: , ,

[Ubuntu Server] Mengakses Home Directories Ubuntu Server Melalui Windows Menggunakan Samba Server

[Ubuntu Server] Mengakses Home Directories Ubuntu Server Melalui Windows Menggunakan Samba Server

Kita bisa menggunakan aplikasi yang namanya Samba Server untuk mengakses isi dari home directories kita di linux melalui Windows.

Caranya cukup mudah hanya tinggal install Samba Server di Ubuntu Server yang kita miliki, kemudian melakukan beberapa konfigurasi di sisi Samba Server.

Langkahnya adalah:
Harus tau dulu hostname dari ubuntu kita melalui terminal console:

hostname

Yang saya miliki hostnamenya adalah: ubuntu

Menginstall Samba Server:

sudo apt-get install samba smbfs

Mengedit file konfigurasi Samba, saya menggunakan nano:

sudo nano /etc/samba/smb.conf

Ubah isi konfigurasi pada bagian ini:

####### Authentication #######
 
# "security = user" is always a good idea. This will require a Unix account
# in this server for every user accessing the server. See
# /usr/share/doc/samba-doc/htmldocs/Samba-HOWTO-Collection/ServerType.html
# in the samba-doc package for details.
;  security = user

Jadi gini:

####### Authentication #######
 
# "security = user" is always a good idea. This will require a Unix account
# in this server for every user accessing the server. See
# /usr/share/doc/samba-doc/htmldocs/Samba-HOWTO-Collection/ServerType.html
# in the samba-doc package for details.
security = user
username map = /etc/samba/smbusers

Jangan lupa di-save :D

Buat User Samba Baru(nama user harus sudah ada di ubuntu), misalkan yang mau saya buat nama irfan:

sudo smbpasswd -a irfan

Kita tambahkan user baru tersebut ke file smbusers:

sudo nano /etc/samba/smbusers

Terus isikan seperti ini:

irfan = "irfan"

Berikutnya edit lagi file konfigurasi samba:

sudo nano /etc/samba/smb.conf

Ubah isi konfigurasi menjadi seperti ini:

#======================= Share Definitions =======================
 
# Un-comment the following (and tweak the other settings below to suit)
# to enable the default home directory shares.  This will share each
# user's home directory as \\server\username
[homes]
   comment = Home Directories
   browseable = yes
 
# By default, the home directories are exported read-only. Change the
# next parameter to 'no' if you want to be able to write to them.
   read only = no
 
# File creation mask is set to 0700 for security reasons. If you want to
# create files with group=rw permissions, set next parameter to 0775.
;   create mask = 0700
 
# Directory creation mask is set to 0700 for security reasons. If you want to
# create dirs. with group=rw permissions, set next parameter to 0775.
;   directory mask = 0700
 
# By default, \\server\username shares can be connected to by anyone
# with access to the samba server.  Un-comment the following parameter
# to make sure that only "username" can connect to \\server\username
# This might need tweaking when using external authentication schemes
   valid users = %S

Restart Samba:

sudo /etc/init.d/samba restart

Sekarang windows bisa mengakses home directory ubuntu menggunakan perintah:

\\hostname\username

Misalkan Melalui Address Bar Windows Explorer:

\\ubuntu\irfan

2 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Monday, June 1, 2009

Categories: linux, teknologi, windows

Tags: ,

[Ubuntu Server] Instalasi dan Konfigurasi VNC Server

VNC itu adalah sebuah teknologi yang bisa mengizinkan kita untuk mengakses komputer lain secara remote. Kalo di Windows XP namanya Remote Desktop.

Jadi kita bisa bekerja atau ngendaliin komputer remote pake laptop atau pake komputer lain. Atau mengawasi orang yang lagi bekerja di komputer remote :D atau malah ngejailin orang?

Jadi kan kalo dah pake VNC Server gak usah lagi masuk ke ruang server yang dingin, langsung aja utak-atik lewat laptop dari ruangan atau gedung manapun asal ada koneksi jaringan intranet.

VNC Server ada banyak versi, comot aja yang paling cocok. Misalnya pake:

sudo apt-get install vnc4server vnc4-common

Kalo kita dah nginstal VNC Server, asumsinya di server dah diinstall Window Manager, karena percuma punya VNC Server kalo hanya berbasis console, mendingan pake SSH Server + Putty aja.

Coba jalanin dulu VNC Servernya:

vncserver

Kalo udah beres langsung matiin:

vncserver -kill :1

Trus edit file xstartup yang biasanya ada di home direktori:

nano /home/irfan/.vnc/xstartup

Karena servernya pake IceWM, maka hapus isi dari xstartup dan ganti jadi:

#!/bin/sh
 
icewm

Kalo pake Gnome atau KDE tinggal sesuaikan aja.

Jalanin lagi VNC Server dengan cara sebelumnya.

Installin VNC Client di komputer lain untuk ngakses Server ini. Client yang aku pake yaitu TightVNC Viewer, cuma 250kB dan gak usah diinstall.

Be the first to comment - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Wednesday, December 3, 2008

Categories: linux, myself, windows

Tags: , , , ,

[Ubuntu Server] Membuat Video Streaming Server Dengan VLC

Ternyata buat video streaming server di Ubuntu gampang-gampang susah, pertamanya mau pake PHPMotion, tapi ternyata PHPMotion rumit sekali cara instalasinya. Banyak dependensi yang harus dipenuhi dan hampir sebagian besar harus di kompilasi sendiri.

Setelah baca-baca ternyata VLC Player juga sanggup jadi streaming client maupun server. Jadi untuk menjalankan streaming Video On Demand (VOD) ini kita harus punya VLC Player dan menjalankannya seperti di bawah ini.

Seperti biasa download dan install dulu VLC Player, untuk Ubuntu Server perintahnya:

sudo apt-get install vlc vlc-plugin-esd mozilla-plugin-vlc

Trus konfigurasi dulu film yang mau di-streaming-kan dengan cara buat file baru:

nano streamingvideo.vlm

Misalnya:

  • Posisi file di: /opt/movie/Heroes/HeroesS03E01.avi
  • Shortcurt: hs03e01
  • IP Server: 192.168.1.1

Maka isi dari streamingvideo.vlm adalah:

new hs03e01 vod enabled
setup hs03e01 input "/opt/movie/Heroes/HeroesS03E01.avi"

Berikutnya jalanin VLC yang berfungsi sebagai server:

sudo vlc --intf telnet --vlm-conf streamingvideo.vlm

Tinggal akses deh dari komputer laen yang juga terinstall VLC dari Windows atau Linux:

Cara Susah:

vlc rtsp://192.168.1.1/hs03e01

Cara Gampang:

  1. Buka VLC Player
  2. Menu: Media -> Open Network
  3. Protocol: RTSP
  4. Address: 192.168.1.1/hs03e01
  5. Play

Kalo settingannya bener, tunggu beberapa detik langsung deh tuh video streaming.

9 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Thursday, November 27, 2008

Categories: linux, myself

Tags: , , , , , ,

[Ubuntu Server] Instalasi dan Konfigurasi DHCP Server

DHCP Server dibuat supaya kita gak usah setting ulang IP Address manual setiap melakukan koneksi ke jaringan yang berbeda-beda, jadinya server yang ngasih IP Address, client hanya tau beres aja.

sudo apt-get install dhcp3-server

Biasanya setelah instalasi akan menampilkan pesan error, ini wajar karena kita blon konfigurasi DHCP Server-nya.

Misalnya setting yang ingin digunakan seperti ini:

DNS Server 	: 192.168.81.81
Range		: 192.168.81.101 - 192.168.81.150
Network		: 192.168.81.0
Subnet		: 255.255.255.0
Broadcast	: 192.168.81.255

Masuk ke konfigurasi DHCP:

sudo nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf

Terus hapus isinya, ganti dengan konfigurasi seperti ini:

ddns-update-style none;
 
option domain-name-servers 192.168.81.81;
 
default-lease-time 86400;
max-lease-time 604800;
 
authoritative;
 
subnet 192.168.81.0 netmask 255.255.255.0 {
 range 192.168.81.101 192.168.81.150;
 option subnet-mask 255.255.255.0;
 option broadcast-address 192.168.81.255;
 option routers 192.168.81.81;
}

Trus restart DHCP Server:

sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart

Dah, tinggal sambungkan komputer-komputer lain ke jaringan kita, semua akan mendapatkan IP Address masing-masing dan sudah disetting sampe ke DNS Servernya secara otomatis.

3 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Wednesday, November 19, 2008

Categories: linux, myself

Tags: , , , ,

[Ubuntu Server] Instalasi dan Konfigurasi DNS Server

DNS itu singkatan dari Domain Name Server, jadi yang kita inget bukan alamat IP Address dari setiap komputer tapi nama yang diberikan untuk IP Address tersebut. Misalnya seperti www.yahoo.com atau www.google.com atau juga gadjah.net.

Kenapa? Karena manusia kesulitan kalo harus mengingat banyak nomor sekaligus, jadi dibuat sebuah program namanya DNS Server supaya manusia tinggal inget nama websitenya doang, tugasnya DNS Server untuk nerjemahin nama menjadi nomor.

Tapi sebelum dia bisa nerjemahin, kita harus install dan konfigurasi dulu DNS Server.

Install DNS Server:

sudo apt-get install bind9

Konfigurasi DNS Server:

Asumsi kita adalah:

IP Address DNS Server Statis
IP Address DNS Server	: 192.168.81.81
Nama Website		: http://www.ardiansah.co.cc
Network			: 192.168.81.0
Gateway			: 192.168.81.81
Nama komputer		: ubuntu

Yang pertama di konfigurasi adalah file named.conf.local:

sudo nano /etc/bind/named.conf.local

Buat konfigurasi seperti ini:

# zona untuk domain -> ip address
zone "ardiansah.co.cc" {
 type master;
 file "/etc/bind/zones/ardiansah.co.cc.db";
};
 
# zona untuk ip address -> domain
zone "81.168.192.in-addr.arpa" {
 type master;
 file "/etc/bind/zones/rev.81.168.192.in-addr.arpa";
};

Untuk mengakses DNS Server lain yang isinya lebih lengkap:

sudo nano /etc/bind/named.conf.options

Trus isikan IP Address atau Domain DNS Server lain yang lebih lengkap, misalnya:

forwarders {
 123.456.789.012;
};

Supaya DNS Server yang udah dibuat juga bisa mengakses dirinya sendiri:

sudo nano /etc/resolv.conf

Trus isi dirinya sendiri:

search ardiansah.co.cc.
nameserver 192.168.81.81

Akhirnya adalah kita buat zona untuk DNS Server, dengan urutan sebagai berikut:

sudo mkdir /etc/bind/zones
sudo nano /etc/bind/zones/ardiansah.co.cc.db

Trus isikan perintah sebagai berikut:

$TTL 1500
@ IN SOA ubuntu.ardiansah.co.cc. root (
  2007062703
  28800
  3600
  604800
  38400
);
ardiansah.co.cc.	IN	NS	ubuntu.ardiansah.co.cc.
ubuntu			IN	A	192.168.81.81
www			IN	CNAME	ubuntu

Kebalikannya adalah:

sudo nano /etc/bind/zones/rev.81.168.192.in-addr.arpa

Isikan perintah sebagai berikut:

$TTL 1500
@ IN SOA ubuntu.ardiansah.co.cc. root (
  2007062703
  28800
  3600
  604800
  38400
);
	IN NS	ubuntu.ardiansah.co.cc.
81	IN PTR	ubuntu.ardiansah.co.cc.

Akhirnya restart DNS Server:

sudo /etc/init.d/bind9 restart

Udah deh, sekarang kita sudah punya DNS Server aktif. Tinggal buat DHCP Server aja lanjutan berikutnya.

16 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Monday, November 17, 2008

Categories: linux, myself

Tags: , , , , ,

[Ubuntu Server] Mouting USB Flash Drive

Kesulitan dari Ubuntu Server adalah karena dia berbasis Console, jadinya belum memiliki support automount untuk USB Flash Disk. Jadinya setiap flash disk dikoneksikan ya harus menggunakan perintah secara manual menggunakan Console.

Perintahnya sebagai berikut untuk mounting:

  1. Mengetahui dimana alamat dari device kita
  2. sudo fdisk -l

    Biasanya device yang kita inginkan ada di daftar terbawah. Yang didapatkan di Server kantorku adalah “/dev/sdc1″, mungkin akan berbeda tergantung berapa device yang tersambung di server kita.

  3. Membuat Direktori Mount
  4. sudo mkdir /mnt/eksternal

    Kita pake direktori bernama eksternal yang dibuat dalam direktori /mnt

  5. Mounting device
  6. Tipe File System FAT32:

    sudo mount -t vfat /dev/sdc1 /mnt/eksternal -o uid=1000,gid=100,utf8,dmask=027,fmask=137

    Tipe File System NTFS (ntfs-3g harus sudah terinstall di Ubuntu Server) :

    sudo mount -t ntfs-3g /dev/sdc1 /mnt/eksternal
  7. Umounting device
  8. umount /dev/sdc1

    ATAU

    umount /mnt/eksternal

2 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Wednesday, November 12, 2008

Categories: linux, myself

Tags: , , , ,