How To Exercise Private Label Rights Products To Rise Your Blogs?
Blogging requires you to bring about a bunch of content along a veritable base. If you do not have a ghostwriter writing your blog content, then it means you will need to spend some time writing some blog posts.
(Private Label Rights) PLR articles and e-books are very popular these days, and they can help you to unleash the power of your blogging. Read more…
Posted by irfan_ardiansah Date: Monday, November 30, 2009
Categories: teknologi, wordpress
Tags: blogging, Internet, tutorial, web traffic
[Teknologi] Adobe Integrated Runtime (AIR)
Sambil nunggu semua luka kering akibat cacar air, nyobain ngoprek-ngoprek teknologi yang baru muncul seperti AIR dan JavaFX. Tapi yang sekarang dioprek baru AIR (Adobe Integrated Runtime).
AIR kebalikan dari AJAX, kalo pake AJAX kita bisa bikin aplikasi web kita seolah-olah mirip dengan aplikasi desktop. Kalo menggunakan AIR kita bisa buat aplikasi web kita berjalan di desktop tanpa browser. Sampe saat ini baru nangkep bahwa yang bisa dikonversi ke AIR adalah HTML, JavaScript, CSS, SWF, Flex.
Untuk menjalankan aplikasi AIR kita membutuhkan Adobe AIR Runtime Environment aja.
Untuk buat program pake AIR kita membutuhkan:
- Adobe AIR Runtime Environment
- Adobe AIR Software Development Kit (AIR SDK)
- Notepad
- Minimal skill HTML
Misalkan kita buat file html dengan nama file index.html seperti ini:
<html>
<head>
<title>My Hello World From AIR</title>
<script language="JavaScript" type="text/javascript">
function showText(f) {
window.alert(f.elements["textfield"].value);
}
</script>
</head>
<body bgcolor="red">
<h1>Hello World From AIR Application</h1>
<br />
<marquee>irfan ardiansah</marquee>
<br />
<form>
<input type="text" name="textfield" />
<input type="button" value="Show text" onclick="showText(this.form);" />
</form>
</body>
</html> |
Kemudian akan kita konversi jadi aplikasi AIR dengan menggunakan xml, misalkan nama filenya application.xml dengan isi seperti ini:
<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?> <application xmlns="http://ns.adobe.com/air/application/1.5"> <id>com.example.hello</id> <version>1.0</version> <filename>hello</filename> <initialWindow> <content>index.html</content> <visible>true</visible> <width>600</width> <height>300</height> </initialWindow> </application> |
Asumsi berikutnya adalah bahwa SDK diinstall di Windows dalam folder:
D:\Installed\AdobeAIR\ |
Tahap Uji Aplikasi:
- Jalankan Command Prompt dan masuk ke dalam folder tempat menyimpan index.html dan application.xml
- Eksekusi perintah:
D:\Installed\AdobeAIR\bin\adl application.xml |
Kalo muncul sebuah window dan isinya sesuai dengan file index.html berarti eksekusi sukses.
Sudah selesai diuji, kemudian aplikasi di-package supaya bisa didistribusikan. Standar dari AIR adalah selalu di-package sebelum didistribusikan.
Untuk packaging kita memerlukan Certificate yang digunakan untuk validasi aplikasi. Tapi karena Certificate yang profesional itu harus bayar, maka kita buat Certificate sendiri dengan menggunakan perintah:
D:\Installed\AdobeAIR\bin\adt -certificate -cn gadjah.net 1024-RSA test_cert.p12 12345678 |
Kalo sukses akan ada file bernama test_cert.p12 dalam folder.
Trus kita package aplikasi, kalo diminta password isikan: 12345678
D:\Installed\AdobeAIR\bin\adt -package -storetype pkcs12 -keystore test_cert.p12 hello.air application.xml index.html |
Kalo ada error seperti ini:
Could not generate timestamp: timestamp.geotrust.com |
Perbaiki perintah package jadi seperti ini:
D:\Installed\AdobeAIR\bin\adt -package -storetype pkcs12 -keystore test_cert.p12 -tsa none hello.air application.xml index.html |
Sekarang kita sudah punya aplikasi AIR bernama hello.air
Untuk menjalankan aplikasi ini kita membutuhkan Adobe AIR Runtime Environment sudah terinstal di komputer yang kita pake, kemudian double klik di hello.air dan ikuti semua perintahnya.
Sekarang di Desktop dan Start Menu sudah ada aplikasi namanya hello. Tinggal eksekusi aja.
Posted by irfan_ardiansah Date: Friday, January 9, 2009
Categories: teknologi, windows
Tags: adobe, desktop, tools, tutorial, web
[Java] Membaca File Teks
Membaca file teks dalam Java bisa menggunakan class yang namanya:
FileReader dan BufferedReader |
Keduanya berada dalam pustaka java.io.
IO merupakan singkatan dari Input Output. Jadi semua pekerjaan yang membutuhkan transaksi data yang berada dalam harddisk dan jaringan bisa menggunakan pustaka ini.
import java.io.*; public class BacaFileTeks { public void baca(String namaFile) { try { FileReader html = new FileReader(namaFile); BufferedReader baca = new BufferedReader(html); String lihat = ""; int i = 0; char huruf = 'a'; while ((lihat = baca.readLine()) != null) { for (i = 0; i < lihat.length(); i++) { huruf = lihat.charAt(i); System.out.print(huruf); } } baca.close(); } catch (IOException e) { System.out.println("Error Dalam Membaca File"); } } } |
Kemudian dipanggil dengan langsung memanggil juga nama file yang akan dibaca, misal:
public class Uji { public static void main (String[] args) { BacaFileTeks b = new BacaFileTeks(); b.baca("D:\\Free.txt"); } } |
[Java] Permainan Tebak Angka Dengan Applet dan Random Number
Coba sekarang dengan menggunakan angka random. Dengan angka random pasti hasilnya lebih sulit ditebak. Logikanya sama seperti kemaren hanya applet-nya aja yang diubah. Untuk memanggil random kita harus gunakan pustaka:
java.util.Random |
Kemudian memanggil angka acak dari 1 – 100, karena angka acak dimulai dari 0 maka angka acak harus ditambah 1.
import java.util.Random; import java.awt.*; import java.awt.event.*; import java.applet.*; public class RanTA extends Applet { private int random, seek; private TextField t1, t2; private Button b1, b2; TebakAngka tA; Random ran; public void init() { random = 0; seek = 0; t1 = new TextField(40); t2 = new TextField(40); b1 = new Button("Random"); b2 = new Button("Seek"); ran = new Random(); add(t1); add(b1); add(b2); add(t2); t2.setText("Tekan Tombol Random Untuk Mengacak Angka Dari 1 - 100"); b1.addActionListener(new ActionListener() { public void actionPerformed(ActionEvent ae) { random = 1 + ran.nextInt(100); t2.setText("Silakan Tebak Dari 1 - 100"); t1.setText(""); } }); b2.addActionListener(new ActionListener() { public void actionPerformed(ActionEvent ae) { seek = Integer.parseInt(t1.getText()); tA = new TebakAngka(random, seek); t2.setText(tA.getNilai()); } }); } } |
Posted by irfan_ardiansah Date: Monday, December 22, 2008
Categories: java, linux, windows
Tags: applet, javase, random, tutorial
[Java] Permainan Tebak Angka dengan Applet
Kita coba buat permainan tebak angka pake Java dan Applet. Applet adalah pemrograman web yang berbasis client, jadi tidak perlu di-upload ke server untuk menjalankannya.
Untuk menjalankan applet ada dua cara, dengan menggunakan program appletviewer bawaan JDK atau dipanggil pake html menggunakan html tag khusus applet.
Yang mau dibuat adalah permainan tebak angka. Ada 3 TextBox (t1, t2, t3) dan 2 Button (b1, b2) yang digunakan. Kita pake pustaka awt dan applet milik java.
TextBox t1 untuk menyimpan angka yang akan ditebak, kemudian b1 ditekan untuk menyembunyikannya.
TextBox t2 untuk menyimpan angka tebakan, kemudian b2 ditekan untuk menebaknya.
Algoritma Tebak Angka:
public class TebakAngka { private int angka1; private int angka2; public TebakAngka (int angka1, int angka2) { this.angka1 = angka1; this.angka2 = angka2; } public String getNilai() { String tampil = ""; if (angka1 == angka2) { tampil = "Tebakan benar!"; } else if (angka1 > angka2) { tampil = "Tebakan salah, harusnya lebih besar dari " + angka2; } else if (angka1 < angka2) { tampil = "Tebakan salah, harusnya lebih kecil dari " + angka2; } return tampil; } } |
Algoritma Applet:
import java.awt.*; import java.awt.event.*; import java.applet.*; public class TApplet extends Applet { private TextField t1, t2, t3; private Button b1, b2; private int hide, seek; private TebakAngka tA; public void init() { t1 = new TextField(40); t2 = new TextField(40); t3 = new TextField(40); b1 = new Button("Hide"); b2 = new Button("Seek"); add(t1); add(t2); add(b1); add(b2); add(t3); t3.setText("Masukkan sebuah angka dari 1 - 100, kemudian tekan Hide"); b1.addActionListener(new ActionListener() { public void actionPerformed(ActionEvent ae) { hide = Integer.parseInt(t1.getText()); t1.setText(""); t2.setText(""); t3.setText("Isikan sebuah angka, kemudian tekan Seek"); } }); b2.addActionListener(new ActionListener() { public void actionPerformed(ActionEvent ae) { seek = Integer.parseInt(t2.getText()); tA = new TebakAngka(hide, seek); t1.setText(tA.getNilai()); } }); } } |
Perintah untuk memanggil Applet menggunakan HTML, class Applet harus berada dalam folder yang sama dengan html-nya:
<applet code="TApplet" width=320 height=240></applet> |
Posted by irfan_ardiansah Date: Friday, December 19, 2008
Categories: java, linux, windows
Tags: applet, javase, tutorial
Instalasi VMWare Tools di LinuxMint
VMWare tools dipake di Guest OS untuk mempercepat waktu respon dari OS tersebut, dari segi jaringan, dukungan hardware dan respon software. Biasanya diinstall di OS yang sudah memiliki Windows sendiri. Untuk OS yang tidak memiliki Windows, misalnya Ubuntu Server gak usah dilakukan karena responnya berbasis text mode.
LinuxMint yang kupake masih yang versi 5.0 (Elyssa), karena repositori yang kupunya masih versi Ubuntu 8.04. Males kalo harus online, jadi coba offline aja dulu. Ternyata lumayan rumit, karena versi kernel yang dipake di Ubuntu 8.04 itu versi 2.6.24 dan itu bermasalah dengan VMWare Tools.
Asumsinya adalah punya koneksi internet yang cepet atau dvd repositori ubuntu. VMWare Server yang dipake versi 1.0.6 build-91891 dan untuk OpenVM Tools versi 2008.11.18-130226 (Sesuaikan kalo bukan pake versi ini)
1. Update LinuxMint:
sudo apt-get update |
2. Install beberapa software dependensi:
sudo apt-get install build essential linux-headers-`uname -r` libproc-dev libdumbnet-dev |
3. Buat folder baru untuk VMWare di home folder, misalkan /home/irfan:
mkdir /home/irfan/uji |
4. Mount Instalasi VMWare Tools dari menu VMWare
a. VM -> Install VMWare Tools
b. Sekarang CD-ROM LinuxMint akan berisi VMWare Tools
5. Kopi VMWare Tools yang tar.gz ke folder uji(/home/irfan/uji)
cp /media/cdrom0/*.tar.gz /home/irfan/uji |
6. Download OpenVM Tools dari Sourceforge, ambil yang paling baru simpan ke folder uji:
http://open-vm-tools.sourceforge.net/ |
7. Masuk ke folder uji:
cd /home/irfan/uji |
8. Ekstrak OpenVM Tools:
tar -zxvf open-vm-tools-2008.11.18-130226.tar.gz |
9. Ekstrak VMWare Tools:
tar -zxvf VMwareTools-1.0.6-91891.tar.gz |
10. Masuk ke folder OpenVM:
cd open-vm-tools-2008.11.18-130226 |
11. Install OpenVM Tools (harus sebagai root)
sudo -s ./configure --without-x --without-icu && make |
12. Selesaikan konfigurasi OpenVM Tools:
cd modules/linux for i in *; do mv ${i} ${i}-only; tar -cf ${i}.tar ${i}-only; done cd ../../.. mv -f open-vm-tools-2008.11.18-130226/modules/linux/*.tar vmware-tools-distrib/lib/modules/source/ |
13. Instalasi VMWare Tools:
cd vmware-tools-distrib ./vmware-install.pl |
14. Tidak perlu ada jawaban yang diubah, teken enter aja terus sampe instalasi beres, kemudian restart:
shutdown -r now |
Beres deh. Hampir semua dikutip dari blog
http://lifein0and1.com/2008/05/16/fixed-problems-vmware-tools-in-ubuntu-hardy-heron-server-as-guest/ |
Dengan modifikasi sedikit untuk LinuxMint dan versi software terbaru.
Posted by irfan_ardiansah Date: Wednesday, December 17, 2008
Categories: linux
Tags: linuxmint, repository, tools, tutorial, vmware
[Java] Penggunaan Kondisi Part 2
Contoh lain dari penggunaan kondisi IF yang dikombinasikan dengan operator penggabungan adalah seperti ini:
import java.util.Scanner; public class NilaiAkhir { public static void main(String[] args) { Scanner in = new Scanner(System.in); System.out.print("Nilai Akhir: "); int nilai = in.nextInt(); char hMutu = ' '; if ((nilai >= 80) && (nilai <= 100)) { hMutu = 'A'; } else if ((nilai >= 60) && (nilai < 80)) { hMutu = 'B'; } else if ((nilai >= 40) && (nilai < 60)) { hMutu = 'C'; } else if ((nilai >= 20) && (nilai < 40)) { hMutu = 'D'; } else if ((nilai >= 0) && (nilai < 20)) { hMutu = 'E'; } else { System.out.println("Inputan Tidak Sesuai!"); System.out.println("Silakan ulangi lagi"); } if ((nilai >= 0) && (nilai <= 100)) { System.out.println("Huruf Mutu Untuk Nilai " + nilai + " adalah: " + hMutu); } } } |
Kalo penggunaan kondisi IF untuk String-nya seperti ini:
import java.util.Scanner; public class NilaiAkhir { public static void main(String[] args) { Scanner in = new Scanner(System.in); System.out.print("Username: "); String uName = in.next(); System.out.print("Password: "); String uPass = in.next(); if ((uName.equals("irfan") && uPass.equals("nafri"))) { System.out.println("Password benar. Sukses!"); } else { System.out.println("Password salah. Ulangi"); } } } |
Posted by irfan_ardiansah Date: Monday, December 1, 2008
Categories: java, linux, windows
Tags: javase, kondisi, tools, tutorial
[Ubuntu Server] Membuat Video Streaming Server Dengan VLC
Ternyata buat video streaming server di Ubuntu gampang-gampang susah, pertamanya mau pake PHPMotion, tapi ternyata PHPMotion rumit sekali cara instalasinya. Banyak dependensi yang harus dipenuhi dan hampir sebagian besar harus di kompilasi sendiri.
Setelah baca-baca ternyata VLC Player juga sanggup jadi streaming client maupun server. Jadi untuk menjalankan streaming Video On Demand (VOD) ini kita harus punya VLC Player dan menjalankannya seperti di bawah ini.
Seperti biasa download dan install dulu VLC Player, untuk Ubuntu Server perintahnya:
sudo apt-get install vlc vlc-plugin-esd mozilla-plugin-vlc |
Trus konfigurasi dulu film yang mau di-streaming-kan dengan cara buat file baru:
nano streamingvideo.vlm |
Misalnya:
- Posisi file di: /opt/movie/Heroes/HeroesS03E01.avi
- Shortcurt: hs03e01
- IP Server: 192.168.1.1
Maka isi dari streamingvideo.vlm adalah:
new hs03e01 vod enabled
setup hs03e01 input "/opt/movie/Heroes/HeroesS03E01.avi" |
Berikutnya jalanin VLC yang berfungsi sebagai server:
sudo vlc --intf telnet --vlm-conf streamingvideo.vlm |
Tinggal akses deh dari komputer laen yang juga terinstall VLC dari Windows atau Linux:
Cara Susah:
vlc rtsp://192.168.1.1/hs03e01 |
Cara Gampang:
- Buka VLC Player
- Menu: Media -> Open Network
- Protocol: RTSP
- Address: 192.168.1.1/hs03e01
- Play
Kalo settingannya bener, tunggu beberapa detik langsung deh tuh video streaming.
Posted by irfan_ardiansah Date: Thursday, November 27, 2008
Tags: streaming, tools, tutorial, ubuntu, video, vlc, vlm
[Java] Penggunaan Kondisi Part 1
Kondisi dipake untuk memilih salah satu dari beberapa pilihan yang muncul saat buat program, hasil yang didapatkan dari kondisi ini cuma dua, yatu TRUE atau FALSE.
Semua bahasa pemrograman punya perintah ini, dalam Java ada tiga versi perintah kondisi, yaitu:
- Kondisi IF
- Kondisi Switch Case
- Kondisi Ternary Operator
Operator yang dapat digunakan:
- ==
- >
- <
- >=
- <=
- !=
- !
Khusus untuk perbandingan String digunakan method equals.
Kondisi juga dapat digabungkan dengan menggunakan operator seperti:
- and, simbolnya: &&
- or, simbolnya: ||
- xor, simbolnya: ^
Cara Penggunaan Kondisi IF:
int i = 5; if (i < 10) { System.out.println(i); } else if (!(i >= 10)) { System.out.println(i); } else { System.out.println(i); } |
Kondisi IF dengan String:
String password = "irfan"; if (password.equals("irfan")) { System.out.println(password); } else { System.out.println("password salah"); } |
Kondisi IF dengan Operator Penggabungan:
int i = 5; if ((i < 10) && (i == 5)) { System.out.println(i); } else if ((i >= 10) || (i <= 20)) { System.out.println(i); } else { System.out.println(i); } |
Posted by irfan_ardiansah Date: Friday, November 21, 2008
Categories: java, linux, windows
Tags: algoritma, kondisi, programming, tools, tutorial
[Windows] Setting PATH Apache Ant
Seperti program berbasis Java pada umumnya, Apache Ant juga perlu di set supaya perintahnya bisa dikenali sama Windows.
Kita pake command prompt aja ya.
Misalkan JDK terinstal di folder “c:\Installed\JDK1.5.0_06″ dan Ant terinstal di folder “E:\Installed\JavaLibrary\apache-ant-1.7.0″
Maka cara setting path-nya seperti ini di command prompt:
Set Alamat JDK:
SET JAVA_HOME=c:\Installed\JDK1.5.0_06 |
Set Alamat Ant:
SET ANT_HOME=E:\Installed\JavaLibrary\apache-ant-1.7.0 |
Set PATH-nya:
SET PATH=%PATH%;%JAVA_HOME%\bin;%ANT_HOME%\bin |
Sekarang Ant sudah dikenali oleh Windows, tapi hanya sementara aja, klo command prompt di-close, maka urutan setting harus diulangi lagi.
Atau supaya gak ngetik berulang-ulang, bikin aja batch file untuk aktivasi Ant.
Bikin file kosong di notepad misalnya, trus paste perintah di bawah ini:
SET JAVA_HOME=c:\Installed\JDK1.5.0_06 SET ANT_HOME=E:\Installed\JavaLibrary\apache-ant-1.7.0 SET PATH=%PATH%;%JAVA_HOME%\bin;%ANT_HOME%\bin |
Trus kalo udah, langsung di-save aja misalnya jadi “antpath.bat”. Jadi setiap kita masuk command prompt tinggal manggil aja file tersebut.
