Friday, June 13th, 2008
File JAR dalam Java digunakan sebagai file koleksi library (pustaka) dan/atau sebagai file eksekusi aplikasi. Untuk membuat File JAR dibutuhkan JDK dan perintah jar sudah berada dalam PATH Sistem Operasi yang digunakan.
Bila File JAR digunakan sebagai file koleksi pustaka yang isinya tidak bisa dieksekusi maka perintah untuk membuatnya adalah seperti ini:
|
jar cvf NamaJar.jar Nama1.class Nama2.class Nama3.class |
atau
Perhatikan tanda baca titik, tanda baca ini memerintahkan kepada perintah jar untuk menginput semua file dan folder dalam FOLDER INI secara rekursif ke dalam NamaJar.jar
Bila File JAR digunakan sebagai file eksekusi, maka yang pertama harus dibuat adalah File Manifest. File Manifest digunakan untuk memberitahukan Java mana file yang harus dieksekusi. Biasanya file yang harus dieksekusi memiliki perintah:
|
public class Nama1 {
public static void main(String[] args) {
}
} |
Membuat File Manifest:
|
Manifest-Version: 1.0
Created-By: Irfan Ardiansah
Main-Class: Nama1 |
Berikan sebuah baris kosong setelah perintah Main-Class, karena perintah jar akan selalu mengabaikan baris terakhir. Simpan dengan nama misalnya manifest.txt Kemudian kita buat File JAR:
|
jar cvfm NamaJarEksekusi.jar manifest.txt Nama1.class Nama2.class Nama3.class |
atau
|
jar cvfm NamaJarEksekusi.jar manifest.txt . |
Untuk menjalankan file eksekusi ini gunakan perintah
|
java -jar NamaJarEksekusi.jar |
Technorati : java, javase, tools, tutorial
Del.icio.us : java, javase, tools, tutorial
Posted in java, linux, myself, windows | No Comments »
Wednesday, June 11th, 2008
Here we have the Wordpress Show Visitor IP Address Plugin which really just show every visitor IP Address. It is shown on single post only or as widget (new).
This plugin only show visitor IP Address, every visitor will have his/her unique IP Address showed, it’s linked to http://whois.domaintools.com to check from where that IP Address come from and what ISP has them.
The install is pretty simple, just download the recent version from wordpress.org, unzip the content and place them (gd-user-ip show-visitor-ip-address folder) inside your wp-content/plugins directory. Then activated from Wordpress Plugin Admin area. It will work out of the box.
You can also use Settings tab to configure this plugins using “Show Visitor IP Address” Sub-Options tab. If another explanation is needed, please read readme.txt file.
This plugin already tested on Wordpress 2.3.3 and Wordpress 2.5.1 without trouble.
If you want to see a working demo of this plugin, scroll to the bottom of this article, you will see your IP Address and its link.
Lastly, if you like this plugin, feel free to link back and let me know if anything come up error.
Yay, Version 0.2 is now Widget Ready.
Download:
show-visitor-ip-address.0.2.zip v0.2 (June 16, 2008)

Technorati : plugin, tools, wordpress
Del.icio.us : plugin, tools, wordpress
Posted in myself, php, plugin, wordpress | 19 Comments »
Monday, June 9th, 2008
Baru aja iseng buat sebuah situs yang bernama http://oerl.co.cc/ menggunakan PHP dan MySQL. Situs ini berfungsi untuk menyederhanakan alamat situs yang panjang supaya lebih mudah diingat atau ditampilkan.
Misalnya link:
|
http://gadjah.net/2008/04/16/linux-mengendalikan-linux-menggunakan-sony-ericsson-p990i-dan-anyremote-melalui-bluetooth-studi-kasus-openoffice-impress/ |
Panjang banget kan, kalo dengan situs ini bisa kita persingkat menjadi: http://oerl.co.cc/IRKUS, coba aja diklik, pasti di-redirect ke halaman diatas. Dipersingkat karena kalo kita ngirim link via email, messenger dan linknya panjang biasanya terpotong, sedangkan kalo pendek kan gak mungkin terpotong.
Kenapa buat-buat yang seperti itu kan udah ada, alasannya sama kayak orang laen. Kalo mau pinter harus tetep belajar :D, kalo gak punya ide mo bikin apa, tiru aja yang udah ada. Toh gak ada yang ngelarang. Cuma mungkin yang kita buat belum sesempurna yang sudah ada.
Ayo, ayo pada berkunjung ke http://oerl.co.cc/, buatan Indonesia asli dan gratis. Tes ya, kalo ada bug tolong kasih tau ya.
Technorati : apache, iseng, mysql, pemrograman, php, tools
Del.icio.us : apache, iseng, mysql, pemrograman, php, tools
Posted in apache, myself, mysql, php | 3 Comments »
Monday, June 2nd, 2008
Virtual Hosts digunakan untuk membuat sebuah IP Address memiliki banyak Domain Name, trik ini banyak digunakan pada Web Hosting komersil supaya mereka tidak kehabisan IP Address. Misalkan dalam Web Hosting yang digunakan blog ini yaitu, qwords.com, pastinya IP Address yang sama dengan domain ini memiliki domain-domain lain.
Yang akan kita lakukan adalah membuat IP Address 127.0.0.1 memiliki dua buah domain yaitu:
http://localhost dan http://wordpress
Caranya setting Virtual Hosts seperti ini:
I. Setting Host File
Tambahkan lagi satu baris perintah (Pastikan bahwa localhost tidak tertimpa)
Berarti nanti alamat yang kita akses adalah http://wordpress
|
Ctrl-O untuk Save
Ctrl-X untuk Exit |
II. Konfigurasi Apache
Asumsi bahwa XAMPP For Linux diekstrak ke direktori /opt
|
cd /opt/lampp/etc
sudo nano httpd.conf |
Kemudian cari perintah:
|
# Virtual hosts
#Include etc/extra/httpd-vhosts.conf |
Ubah menjadi:
|
# Virtual hosts
Include etc/extra/httpd-vhosts.conf |
III. Konfigurasi Virtual Hosts
Misalkan direktori wordpress berada di /home/irfan/wordpress, bila diketikkan http://wordpress dalam browser maka situs yang dibuka akan diakses dari direktori /home/irfan/wordpress
Scroll teks sampai paling bawah, kemudian tambahkan perintah berikut ini:
|
<VirtualHost *:80>
ServerName localhost
DocumentRoot /opt/lampp/htdocs
<Directory />
Options FollowSymLinks
AllowOverride All
</Directory>
<Directory /opt/lampp/htdocs>
Options Indexes FollowSymLinks
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
</VirtualHost>
<VirtualHost *:80>
ServerName wordpress
DocumentRoot /home/irfan/wordpress
<Directory />
Options FollowSymLinks
AllowOverride All
</Directory>
<Directory /home/irfan/wordpress>
Options Indexes FollowSymLinks
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
</VirtualHost> |
Setelah beres kemudian langsung di Save.
IV. Jalankan Apache
|
cd /opt/lampp
sudo ./lampp start |
V. Sekarang localhost dan wordpress memiliki website masing-masing di:
a. http://localhost
b. http://localhost
Silakan coba di dalam browser. Cara yang sama bisa dilakukan untuk membuat sebuah IP Address memiliki lebih dari dua domain name. Coba saja buat tiga atau empat domain dalam IP Address 127.0.0.1
Technorati : apache, linux, mysql, php, tools, tutorial
Del.icio.us : apache, linux, mysql, php, tools, tutorial
Posted in apache, linux, mysql, php | 4 Comments »
Friday, May 30th, 2008
Firefox 3 Add-Ons Manager memiliki beberapa fitur baru terutama fitur “Recommended Add-Ons”. Dengan menampilkan windows Add-Ons otomatis firefox akan menampilkan daftar 5 Add-Ons yang direkomendasikan. Link yang ditampilkan akan berubah-ubah
Bila kita ingin menampilkan lebih dari 5 add-ons, konfigurasinya dapat dilakukan langsung melalui firefox:
1. Dalam Address Bar Ketik:
2. Kalo ada peringatan-peringatan jawab setuju saja.
3. Dalam Filter Field isi:
|
extensions.getAddons.maxResults |
4. Ubah angkanya dari angka 5 menjadi angka lain, lebih tinggi atau lebih rendah.
Tapi Firefox 3 tidak akan mengembalikan hasil lebih dari 8 add-ons. Dimasukkan angka berapapun di atas 8, hanya akan menghasilkan 8 saja.
Technorati : firefox, tools, tutorial
Del.icio.us : firefox, tools, tutorial
Posted in linux, myself, windows | 2 Comments »
Monday, May 26th, 2008
XAMPP Dalam Linux memiliki beberapa parameter yang digunakan untuk menjalankan dan menghentikan kerja seluruh server yang ada dalam XAMPP.
| Parameter |
Deskripsi |
| start |
Menjalankan XAMPP |
| stop |
Menghentikan XAMPP |
| restart |
Menghentikan kemudian Menjalankan kembali XAMPP |
| startapache |
Hanya menjalankan Apache Server |
| startssl |
Menjalankan Apache dalam mode Secure Socket Layer |
| startmysql |
Hanya menjalankan MySQL Server |
| startftp |
Hanya menjalankan ProFTPD Server |
| stopapache |
Hanya menghentikan Apache Server |
| stopssl |
Menghentikan Apache dalam mode Secure Socket Layer |
| stopmysql |
Hanya menghentikan MySQL Server |
| stopftp |
Hanya menghentikan ProFTPD Server |
| reload |
Me-load ulang XAMPP |
| reloadapache |
Hanya Me-load ulang Apache Server |
| reloadmysql |
Hanya Me-load ulang MySQL Server |
| reloadftp |
Hanya Me-load ulang ProFTPD Server |
| php5 |
Aktifkan PHP5 dan Non Aktifkan PHP4 |
| php4 |
Aktifkan PHP4 dan Non Aktifkan PHP5 |
| phpstatus |
Mengecek Versi PHP yang aktif |
| backup |
Melakukan backup pada file konfigurasi XAMPP, log dan data |
| panel |
Menjalankan XAMPP Control Panel berbasis GUI |
| security |
Menjalankan perintah untuk mengecek Security XAMPP |
Contoh Penggunaan:
Posisi Folder dan File Penting Dalam XAMPP:
| Folder/File |
Deskripsi |
| /opt/lampp/bin |
Folder File Eksekusi XAMPP |
| /opt/lampp/htdocs |
Folder File WebSite |
| /opt/lampp/etc/httpd.conf |
File Konfigurasi Apache |
| /opt/lampp/etc/my.cnf |
File Konfigurasi MySQL |
| /opt/lampp/etc/php.ini |
File Konfigurasi PHP |
| /opt/lampp/etc/proftpd.conf |
File Konfigurasi ProFTPD |
Kenapa XAMPP digunakan? Karena untuk fungsi pengembangan XAMPP sudah sangat mewah, mendukung seluruh aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan untuk pengembangan Web.
Technorati : apache, linux, mysql, pemrograman, php, tools, tutorial
Del.icio.us : apache, linux, mysql, pemrograman, php, tools, tutorial
Posted in apache, linux, mysql, php | No Comments »
Wednesday, May 21st, 2008
XAMPP adalah sebuah software web server apache yang didalamnya sudah tersedia database server mysql dan support php programming. XAMPP merupakan software yang mudah digunakan, gratis (pasti) dan mendukung instalasi di Linux dan Windows. Keuntungan lain adalah cuma nginstal sekali dapat Apache Web Server, MySQL Database Server, PHP Support (PHP4 dan PHP5) dan beberapa module.
Hanya bedanya kalo yang Windows sudah dalam bentuk instalasi grafis dan yang Linux dalam bentuk file terkompresi tar.gz. Sentuhan lain yang berbeda adalah Windows memiliki fitur menyalakan server secara grafis, sedangkan Linux masih berupa perintah dalam console. Karena yang Linux rada sulit, maka versi ini saja yang akan dibahas.
Dulu, XAMPP untuk Linux dinamakan LAMPP, sekarang namanya hanya XAMPP FOR LINUX.
Perintah yang dibahas disini menggunakan LinuxMint, jadi seharusnya berlaku untuk semua Ubuntu dan turunannya, dan dengan asumsi bahwa XAMPP sudah didonlot :D, saya pake yang versi 1.6.6, sesuaikan versinya ya.
Instalasi:
1. Akses Linux Shell (Console)
2. Ekstraksi akan dilakukan ke folder /opt, karena folder /opt milik root maka harus memiliki account su
|
sudo tar xvfz xampp-linux-1.6.6.tar.gz -C /opt |
3. XAMPP sudah terinstall dalam folder /opt/lampp
Penggunaan:
1. Untuk menjalankan XAMPP tinggal menggunakan perintah ini dalam Shell
Bila terjadi error otorisasi login, gunakan su
|
sudo /opt/lampp/lampp start |
2. Bila perintah dieksekusi dan berhasil, maka akan muncul teks:
|
Starting XAMPP 1.6.6...
LAMPP: Starting Apache...
LAMPP: Starting MySQL...
LAMPP started. |
Berarti Apache dan MySQL sudah berjalan di background.
Pengujian:
1. Buka Web Browser
2. Ketikkan http://localhost dalam Web Browser
3. Bila masuk ke dalam Web XAMPP berarti semua langkah telah berhasil dilakukan.
Pengamanan (Optional):
Secara default, ada beberapa faktor keamanan yang harus dikonfigurasi. Faktor keamanan yang masih harus dikonfigurasi adalah:
1. MySQL Administrator (root) tidak memiliki password.
2. MySQL Daemon dapat diakses dari jaringan
3. ProFTPD menggunakan password “lampp” untuk user “nobody”
4. PHPMyAdmin dapat diakses dari jaringan
5. Semua contoh dapat diakses dari jaringan
6. MySQL dan Apache bekerja dalam konfigurasi user yang sama (nobody)
Untuk memperbaiki beberapa faktor keamanan dapat digunakan perintah ini:
|
/opt/lampp/lampp security |
Technorati : apache, linux, mysql, pemrograman, php, tools, tutorial
Del.icio.us : apache, linux, mysql, pemrograman, php, tools, tutorial
Posted in apache, linux, mysql, php | 8 Comments »
Thursday, May 15th, 2008
Untuk melakukan kompilasi dan eksekusi file Java, yang pertama kali harus dilakukan adalah menyetting Crimson Editor bila kita menggunakannya atau menyetting PATH dan ClassPATH bila kita menggunakan Command Prompt atau Console yang semuanya telah dibahas dalam tutorial sebelumnya.
Bila menggunakan software Crimson Editor untuk mengetikkan program Java, maka hanya tinggal menggunakan Hot Key-nya untuk melakukan kompilasi dan eksekusi file Java. Pada tutorial sebelumnya kita sudah menggunakan F7 untuk kompilasi dan F5 untuk eksekusi. Setelah kita mengetikkan program dan melakukan kompilasi dengan F7, Crimson Editor harus memiliki tampilan seperti ini:

Kalau Crimson Editor tidak menampilkan teks apapun, coba cek ke setting Kompilasi Java, pastikan kalau Capture Output sudah diceklist. Tapi kalau ternyata tampilannya muncul tapi tidak seperti gambar maka kemungkinan ada salah tulis/ketik pada kode program, coba cek apakah penulisannya sudah sama (huruf, tanda titik-koma, tanda kurung).
Kalau tampilannya sudah sama, maka langsung coba eksekusi dengan F5, tampilannya adalah:

Untuk yang menggunakan Command Prompt atau Console, tolong dipastikan lagi kalau PATH dan ClassPATH sudah disetting, kalau belum maka program tidak akan jalan.
Caranya adalah langsung saja mengetikkan perintah di bawah ini di dalam folder tempat kita menyimpan kode program, misalkan kalau Hello.java disimpan di drive C, maka disinilah kita mengetikkan perintah kompilasi dan eksekusi. Cara ini juga berlaku dalam Linux.
|
Kompilasi:
javac Hello.java |
Hasilnya akan kelihatan seperti ini:

Bila tidak terjadi kesalahan dalam PATH, ClassPATH atau penulisan kode program, maka kompilasi tidak akan menampilkan pesan apapun (berarti kompilasi berhasil dan program tinggal dieksekusi)
Hasilnya adalah:

Technorati : java, javase, tools, tutorial
Del.icio.us : java, javase, tools, tutorial
Posted in java | No Comments »
Monday, May 5th, 2008
Struktur Mount Points dalam Sistem Partisi Linux dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. /boot
Berisi Boot Loader dan Boot Menu. Untuk dibaca pada saat boot, karena saat penting maka harus dijadikan partisi Linux yang paling awal.
2. /
Memiliki seluruh sistem file yang ada di Linux, memiliki beberapa lokasi penting seperti /etc, sbin, /lib yang tidak dapat terpisah dalam partisi lain. Beberapa lokasi akan sering ditulisi (misalnya /tmp) tetapi kebanyakan hanya akan dibaca. Urutannya berada pada urutan kedua setelah partisi /boot.
3. /usr
Memiliki seluruh file eksekusi binary dan antarmuka grafik X11 dan pustaka-pustaka yang dimiliki oleh aplikasi. Akan ditulisi pada saat instalasi aplikasi atau melakukan kompilasi kernel. Selebihnya hanya akan dibaca, karena fungsinya mempengaruhi proses boot dan sistem secara keseluruhan maka harus partisinya harus berada pada sebelum atau sesudah partisi “/”
4. /opt
Beberapa distro memiliki lokasi ini untuk aplikasi-aplikasi opsional yang kurang penting (Dari pandangan sistem) . Akan sering ditulisi bila sering sekali menginstall atau menguninstall aplikasi.
5. /srv
Beberapa distro memiliki lokasi ini untuk menjalankan WWW dan/atau FTP Server. Beberapa admin memilih untuk membuat mount point ini sebagai tempat menjalankan Network Services. Akan sering ditulisi, apalagi bila menggunakan logging.
6. /var
Digunakan untuk data-data variabel. Biasanya logging untuk sistem disimpan di area ini. Sangat sering ditulisi.
7. /home
Tempat dimana user menyimpan data-data (personal atau kerjaan) dan konfigurasi dari aplikasi yang digunakan. Dibaca dan ditulis secara ekstensif.
Technorati : linux, tools, tutorial, xandros
Del.icio.us : linux, tools, tutorial, xandros
Posted in linux | No Comments »
Wednesday, April 16th, 2008
Pertamanya dapet tutorial dari blog http://dheche.songolimo.net/wp/index.php/2007/09/17/mengontrol-fedora-7-memakai-p990i/ dan http://devel.reinikainen.net/content/view/48/40/
Kita gunakan LinuxMint 4.0 yang berbasis Ubuntu, sehingga kita coba sesuaikan tulisannya untuk Ubuntu dan turunannya. Btw, semua perintah diketikkan dalam Terminal.
Kebutuhan Awal:
1. Dongle Bluetooth (gak mungkin gak pake ini kan
2. Ponsel yang mendukung javame library untuk bluetooth (JSR-82), disini kita pakai Sony Ericsson P990i, kebetulan AnyRemote bekerja juga dalam mode Flip Close
3. Software bluetooth (Untuk LinuxMint kebetulan sudah lengkap dan sudah newest version yaitu bluez), kalo belum ada atau gak pasti, bisa download software bluez:
|
sudo apt-get install bluez-pin bluez-utils |
4. Software AnyRemote, karena dalam repository debian belum ada, maka men-download file yang berekstensi *.deb (http://anyremote.sourceforge.net/), dan sewaktu tutorial ini ditulis, versi yang terbaru adalah versi 4.4-2.
a. anyremote_4.4-2_i386.deb (software - WAJIB)
b. anyremote-data_4.4-2_i386.deb (file Konfigurasi - WAJIB)
c. anyremote-doc_4.4-2_i386.deb (dokumentasi - OPTIONAL)
d. AnyRemote Java Client (kita pakai yang anyRemote64.jar untuk diinstall di ponsel - WAJIB)
Langkah Mendeteksi Bluetooth Ponsel:
1. Memastikan bahwa fitur bluetooth sudah terinstal dan berjalan baik
|
sudo /etc/init.d/bluetooth start |
2. Memastikan bahwa dongle bluetooth sudah menyala (Hasilnya harus UP - Lewati langkah 3 bila hasilnya UP)
3. Bila ternyata hasilnya DOWN
4. Pastikan bluetooth dalam ponsel sudah menyala dan berada dalam mode Discoverable (P990i: Visible to other devices)
5. Cek apakah ponsel bisa dideteksi oleh Linux
Langkah Koneksi Komputer:
1. Asumsi
a. AnyRemote sudah diinstall di Linux
b. Ponsel sudah bisa dideteksi oleh hcitool scan
c. AnyRemote sudah diinstall di Ponsel (anyRemote64.jar)
2. Yang akan dikendalikan adalah OpenOffice Impress yang sudah terinstall dengan manis di LinuxMint
3. Jalankan AnyRemote dalam Linux
|
anyremote -f /usr/share/anyremote/cfg-data/Server-mode/ooimpress.cfg |
Langkah Koneksi Ponsel:
1. Jalankan AnyRemote dalam ponsel
2. Cari bluetooth yang lagi menyala (pake fitur search yang dimiliki oleh anyRemote64.jar)
3. Kalo ketemu bluetooth yang diinginkan langsung Connect
4. Eksekusi OpenOffice Impress, pilih sebuah file presentasi dan jalankan SlideShow (bisa juga menjalankan langsung lewat ponsel)
5. Langsung deh geser kiri, kanan, awal, akhir menggunakan AnyRemote
Lumayan, dengan menggunakan software AnyRemote ini, gak jadi beli alat presentasi khusus
Technorati : java, javame, linux, tools, tutorial, xandros
Del.icio.us : java, javame, linux, tools, tutorial, xandros
Posted in java, linux, myself | 2 Comments »