Posts Tagged ‘tools’

[Teknologi] Adobe Integrated Runtime (AIR)

Sambil nunggu semua luka kering akibat cacar air, nyobain ngoprek-ngoprek teknologi yang baru muncul seperti AIR dan JavaFX. Tapi yang sekarang dioprek baru AIR (Adobe Integrated Runtime).

AIR kebalikan dari AJAX, kalo pake AJAX kita bisa bikin aplikasi web kita seolah-olah mirip dengan aplikasi desktop. Kalo menggunakan AIR kita bisa buat aplikasi web kita berjalan di desktop tanpa browser. Sampe saat ini baru nangkep bahwa yang bisa dikonversi ke AIR adalah HTML, JavaScript, CSS, SWF, Flex.

Untuk menjalankan aplikasi AIR kita membutuhkan Adobe AIR Runtime Environment aja.

Untuk buat program pake AIR kita membutuhkan:

  1. Adobe AIR Runtime Environment
  2. Adobe AIR Software Development Kit (AIR SDK)
  3. Notepad
  4. Minimal skill HTML

Misalkan kita buat file html dengan nama file index.html seperti ini:

<html>
 <head>
  <title>My Hello World From AIR</title>
  <script language="JavaScript" type="text/javascript">
	function showText(f) {
  		window.alert(f.elements["textfield"].value);
	}
  </script>
 </head>
 <body bgcolor="red">
  <h1>Hello World From AIR Application</h1>
  <br />
  <marquee>irfan ardiansah</marquee>
  <br />
  <form>
  	<input type="text" name="textfield" />
  	<input type="button" value="Show text" onclick="showText(this.form);" />
  </form>
 </body>
</html>

Kemudian akan kita konversi jadi aplikasi AIR dengan menggunakan xml, misalkan nama filenya application.xml dengan isi seperti ini:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?>
<application xmlns="http://ns.adobe.com/air/application/1.5">
 <id>com.example.hello</id>
 <version>1.0</version>
 <filename>hello</filename>
 <initialWindow>
  <content>index.html</content>
  <visible>true</visible>
  <width>600</width>
  <height>300</height>
 </initialWindow>
</application>

Asumsi berikutnya adalah bahwa SDK diinstall di Windows dalam folder:

D:\Installed\AdobeAIR\

Tahap Uji Aplikasi:

  1. Jalankan Command Prompt dan masuk ke dalam folder tempat menyimpan index.html dan application.xml
  2. Eksekusi perintah:
D:\Installed\AdobeAIR\bin\adl application.xml

Kalo muncul sebuah window dan isinya sesuai dengan file index.html berarti eksekusi sukses.

Sudah selesai diuji, kemudian aplikasi di-package supaya bisa didistribusikan. Standar dari AIR adalah selalu di-package sebelum didistribusikan.

Untuk packaging kita memerlukan Certificate yang digunakan untuk validasi aplikasi. Tapi karena Certificate yang profesional itu harus bayar, maka kita buat Certificate sendiri dengan menggunakan perintah:

D:\Installed\AdobeAIR\bin\adt -certificate -cn gadjah.net 1024-RSA test_cert.p12 12345678

Kalo sukses akan ada file bernama test_cert.p12 dalam folder.

Trus kita package aplikasi, kalo diminta password isikan: 12345678

D:\Installed\AdobeAIR\bin\adt -package -storetype pkcs12 -keystore test_cert.p12 hello.air application.xml index.html

Kalo ada error seperti ini:

Could not generate timestamp: timestamp.geotrust.com

Perbaiki perintah package jadi seperti ini:

D:\Installed\AdobeAIR\bin\adt -package -storetype pkcs12 -keystore test_cert.p12 -tsa none hello.air application.xml index.html

Sekarang kita sudah punya aplikasi AIR bernama hello.air

Untuk menjalankan aplikasi ini kita membutuhkan Adobe AIR Runtime Environment sudah terinstal di komputer yang kita pake, kemudian double klik di hello.air dan ikuti semua perintahnya.

Sekarang di Desktop dan Start Menu sudah ada aplikasi namanya hello. Tinggal eksekusi aja.

2 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Friday, January 9, 2009

Categories: teknologi, windows

Tags: , , , ,

Instalasi VMWare Tools di LinuxMint

VMWare tools dipake di Guest OS untuk mempercepat waktu respon dari OS tersebut, dari segi jaringan, dukungan hardware dan respon software. Biasanya diinstall di OS yang sudah memiliki Windows sendiri. Untuk OS yang tidak memiliki Windows, misalnya Ubuntu Server gak usah dilakukan karena responnya berbasis text mode.

LinuxMint yang kupake masih yang versi 5.0 (Elyssa), karena repositori yang kupunya masih versi Ubuntu 8.04. Males kalo harus online, jadi coba offline aja dulu. Ternyata lumayan rumit, karena versi kernel yang dipake di Ubuntu 8.04 itu versi 2.6.24 dan itu bermasalah dengan VMWare Tools.

Asumsinya adalah punya koneksi internet yang cepet atau dvd repositori ubuntu. VMWare Server yang dipake versi 1.0.6 build-91891 dan untuk OpenVM Tools versi 2008.11.18-130226 (Sesuaikan kalo bukan pake versi ini)

1. Update LinuxMint:

sudo apt-get update

2. Install beberapa software dependensi:

sudo apt-get install build essential linux-headers-`uname -r` libproc-dev libdumbnet-dev

3. Buat folder baru untuk VMWare di home folder, misalkan /home/irfan:

mkdir /home/irfan/uji

4. Mount Instalasi VMWare Tools dari menu VMWare
a. VM -> Install VMWare Tools
b. Sekarang CD-ROM LinuxMint akan berisi VMWare Tools

5. Kopi VMWare Tools yang tar.gz ke folder uji(/home/irfan/uji)

cp /media/cdrom0/*.tar.gz /home/irfan/uji

6. Download OpenVM Tools dari Sourceforge, ambil yang paling baru simpan ke folder uji:

http://open-vm-tools.sourceforge.net/

7. Masuk ke folder uji:

cd /home/irfan/uji

8. Ekstrak OpenVM Tools:

tar -zxvf open-vm-tools-2008.11.18-130226.tar.gz

9. Ekstrak VMWare Tools:

tar -zxvf VMwareTools-1.0.6-91891.tar.gz

10. Masuk ke folder OpenVM:

cd open-vm-tools-2008.11.18-130226

11. Install OpenVM Tools (harus sebagai root)

sudo -s
 
./configure --without-x --without-icu &amp;&amp; make

12. Selesaikan konfigurasi OpenVM Tools:

cd modules/linux
 
for i in *; do mv ${i} ${i}-only; tar -cf ${i}.tar ${i}-only; done
 
cd ../../..
 
mv -f open-vm-tools-2008.11.18-130226/modules/linux/*.tar vmware-tools-distrib/lib/modules/source/

13. Instalasi VMWare Tools:

cd vmware-tools-distrib
 
./vmware-install.pl

14. Tidak perlu ada jawaban yang diubah, teken enter aja terus sampe instalasi beres, kemudian restart:

shutdown -r now

Beres deh. Hampir semua dikutip dari blog

http://lifein0and1.com/2008/05/16/fixed-problems-vmware-tools-in-ubuntu-hardy-heron-server-as-guest/

Dengan modifikasi sedikit untuk LinuxMint dan versi software terbaru.

Be the first to comment - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Wednesday, December 17, 2008

Categories: linux

Tags: , , , ,

[Java] Penggunaan Kondisi Part 2

Contoh lain dari penggunaan kondisi IF yang dikombinasikan dengan operator penggabungan adalah seperti ini:

import java.util.Scanner;
 
public class NilaiAkhir {
 public static void main(String[] args) {
  Scanner in = new Scanner(System.in);
 
  System.out.print("Nilai Akhir: ");
  int nilai = in.nextInt();
 
  char hMutu = ' ';
 
  if ((nilai >= 80) && (nilai <= 100)) {
    hMutu = 'A';
  }
  else if ((nilai >= 60) && (nilai < 80)) {
    hMutu = 'B';
  }
  else if ((nilai >= 40) && (nilai < 60)) {
    hMutu = 'C';
  }
  else if ((nilai >= 20) && (nilai < 40)) {
    hMutu = 'D';
  }
  else if ((nilai >= 0) && (nilai < 20)) {
    hMutu = 'E';
  }
  else {
    System.out.println("Inputan Tidak Sesuai!");
    System.out.println("Silakan ulangi lagi");
  }
 
  if ((nilai >= 0) && (nilai <= 100)) {
    System.out.println("Huruf Mutu Untuk Nilai " + nilai + " adalah: " + hMutu);
  }  
 }
}

Kalo penggunaan kondisi IF untuk String-nya seperti ini:

import java.util.Scanner;
 
public class NilaiAkhir {
 public static void main(String[] args) {
  Scanner in = new Scanner(System.in);
 
  System.out.print("Username: ");
  String uName = in.next();
 
  System.out.print("Password: ");
  String uPass = in.next();
 
  if ((uName.equals("irfan") && uPass.equals("nafri"))) {
   System.out.println("Password benar. Sukses!");
  }
  else {
   System.out.println("Password salah. Ulangi");
  }
 }
}

Be the first to comment - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Monday, December 1, 2008

Categories: java, linux, windows

Tags: , , ,

[Ubuntu Server] Membuat Video Streaming Server Dengan VLC

Ternyata buat video streaming server di Ubuntu gampang-gampang susah, pertamanya mau pake PHPMotion, tapi ternyata PHPMotion rumit sekali cara instalasinya. Banyak dependensi yang harus dipenuhi dan hampir sebagian besar harus di kompilasi sendiri.

Setelah baca-baca ternyata VLC Player juga sanggup jadi streaming client maupun server. Jadi untuk menjalankan streaming Video On Demand (VOD) ini kita harus punya VLC Player dan menjalankannya seperti di bawah ini.

Seperti biasa download dan install dulu VLC Player, untuk Ubuntu Server perintahnya:

sudo apt-get install vlc vlc-plugin-esd mozilla-plugin-vlc

Trus konfigurasi dulu film yang mau di-streaming-kan dengan cara buat file baru:

nano streamingvideo.vlm

Misalnya:

  • Posisi file di: /opt/movie/Heroes/HeroesS03E01.avi
  • Shortcurt: hs03e01
  • IP Server: 192.168.1.1

Maka isi dari streamingvideo.vlm adalah:

new hs03e01 vod enabled
setup hs03e01 input "/opt/movie/Heroes/HeroesS03E01.avi"

Berikutnya jalanin VLC yang berfungsi sebagai server:

sudo vlc --intf telnet --vlm-conf streamingvideo.vlm

Tinggal akses deh dari komputer laen yang juga terinstall VLC dari Windows atau Linux:

Cara Susah:

vlc rtsp://192.168.1.1/hs03e01

Cara Gampang:

  1. Buka VLC Player
  2. Menu: Media -> Open Network
  3. Protocol: RTSP
  4. Address: 192.168.1.1/hs03e01
  5. Play

Kalo settingannya bener, tunggu beberapa detik langsung deh tuh video streaming.

9 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Thursday, November 27, 2008

Categories: linux, myself

Tags: , , , , , ,

[Java] Penggunaan Kondisi Part 1

Kondisi dipake untuk memilih salah satu dari beberapa pilihan yang muncul saat buat program, hasil yang didapatkan dari kondisi ini cuma dua, yatu TRUE atau FALSE.

Semua bahasa pemrograman punya perintah ini, dalam Java ada tiga versi perintah kondisi, yaitu:

  • Kondisi IF
  • Kondisi Switch Case
  • Kondisi Ternary Operator

Operator yang dapat digunakan:

  • ==
  • >
  • <
  • >=
  • <=
  • !=
  • !

Khusus untuk perbandingan String digunakan method equals.

Kondisi juga dapat digabungkan dengan menggunakan operator seperti:

  • and, simbolnya: &&
  • or, simbolnya: ||
  • xor, simbolnya: ^

Cara Penggunaan Kondisi IF:

int i = 5;
 
if (i < 10) {
 System.out.println(i);
}
else if (!(i >= 10)) {
 System.out.println(i);
}
else {
 System.out.println(i);
}

Kondisi IF dengan String:

String password = "irfan";
 
if (password.equals("irfan")) {
 System.out.println(password);
}
else {
 System.out.println("password salah");
}

Kondisi IF dengan Operator Penggabungan:

int i = 5;
 
if ((i < 10) && (i == 5)) {
 System.out.println(i);
}
else if ((i >= 10) || (i <= 20)) {
 System.out.println(i);
}
else {
 System.out.println(i);
}

Be the first to comment - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Friday, November 21, 2008

Categories: java, linux, windows

Tags: , , , ,

[Windows] Setting PATH Apache Ant

Seperti program berbasis Java pada umumnya, Apache Ant juga perlu di set supaya perintahnya bisa dikenali sama Windows.

Kita pake command prompt aja ya.

Misalkan JDK terinstal di folder “c:\Installed\JDK1.5.0_06″ dan Ant terinstal di folder “E:\Installed\JavaLibrary\apache-ant-1.7.0″

Maka cara setting path-nya seperti ini di command prompt:

Set Alamat JDK:

SET JAVA_HOME=c:\Installed\JDK1.5.0_06


Set Alamat Ant:

SET ANT_HOME=E:\Installed\JavaLibrary\apache-ant-1.7.0

Set PATH-nya:

SET PATH=%PATH%;%JAVA_HOME%\bin;%ANT_HOME%\bin

Sekarang Ant sudah dikenali oleh Windows, tapi hanya sementara aja, klo command prompt di-close, maka urutan setting harus diulangi lagi.

Atau supaya gak ngetik berulang-ulang, bikin aja batch file untuk aktivasi Ant.

Bikin file kosong di notepad misalnya, trus paste perintah di bawah ini:

SET JAVA_HOME=c:\Installed\JDK1.5.0_06
SET ANT_HOME=E:\Installed\JavaLibrary\apache-ant-1.7.0
SET PATH=%PATH%;%JAVA_HOME%\bin;%ANT_HOME%\bin

Trus kalo udah, langsung di-save aja misalnya jadi “antpath.bat”. Jadi setiap kita masuk command prompt tinggal manggil aja file tersebut.

Be the first to comment - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Friday, November 7, 2008

Categories: java, windows

Tags: , , ,

[Java] Apache Ant

Kita bahas Apache Ant sekarang, guna dari Apache Ant adalah untuk otomatisasi proses kompilasi dan eksekusi program yang dibuat pake Java.

Ant menggunakan perintah XML untuk membuat proses konfigurasinya. Secara default nama file XML-nya adalah build.xml dan konfigurasi folder di build.properties.

Dalam sebuah file build.xml berisi:

  • Folder tempat menyimpan source code, biasanya bernama “src”
  • Folder tempat menyimpan hasil kompilasi, biasanya bernama “classes”
  • Lokasi pustaka tambahan
  • Classpath
  • Pekerjaan tambahan lain, misalnya eksekusi file

Sedangkan build.properties berisi:

  • Konfigurasi folder yang akan diakses
  • Daftar variabel yang digunakan dalam build.xml

build.properties disarankan terpisah dari build.xml untuk mempermudah penggunaan.

Misalnya:

File build.properties:

folder.project=
 
folder.source=${folder.project}\src
 
folder.kompilasi=${folder.project}\classes

File build.xml:

<project name="aplikasi balik" default="kompile">
	<description>
		Aplikasi untuk membalikkan kata atau kalimat.
	</description>
 
	<property file="build.properties" />
 
	<target name="kompile">
		<javac srcdir="${folder.source}"
			  destdir="${folder.kompilasi}" />
	</target>
 
	<target name="eksekusi" depends="kompile">
		<java classpath="${folder.kompilasi}"
			classname="Simulasi" />
	</target>
 
</project>

Kalo kita mengeksekusi Ant dengan perintah seperti ini:

ant eksekusi

Maka otomatis Ant akan mengeksekusi perintah “kompile” sebelum mengeksekusi perintah “eksekusi”.

1 comment - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Wednesday, November 5, 2008

Categories: java, linux, windows

Tags: , , , , ,

Resin Quercus Server – Buat Program Pake PHP dan Java Sekaligus Part 3

Untuk memecahkan permasalahan yang terjadi saat menggunakan beberapa pustaka Java yang dianggap invalid ternyata sangat mudah, dengan cara membuat class Java baru untuk membungkus class yang sudah ada.

Misalnya class String yang method length-nya dianggap invalid oleh Resin.

Kita buat class Java baru seperti ini:

package gadjah;
 
import java.lang.String;
 
public class StringKu {
        private String value;
 
        public StringKu(String value) {
                this.value = value;
        }
 
        public int length() {
                return value.length();
        }
}

Masih dengan asumsi bahwa Resin disimpen di D:\Java\resin-3.1.7a\, maka file class Java di atas di-copy ke direktori

   D:\Java\resin-3.1.7a\webapps\ROOT\WEB-INF\classes\gadjah\

Trus ditest menggunakan file PHP, misalnya seperti ini:

<?php
	import gadjah.StringKu;
 
	$nama = new StringKu('irfan ardiansah');	
 
	$pjg = $nama->length();
 
	echo $pjg;
?>

Seharusnya sekarang setelah file PHP dieksekusi maka akan tampil jumlah huruf dari kata yang diinput. Mudah kan.

Jadi sepertinya untuk beberapa class dan method blon didukung oleh Resin, sehingga harus pake cara muter-muter untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Tapi cara alternatif biasanya akan membuat kita jadi tambah cerdas :D

Be the first to comment - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Monday, November 3, 2008

Categories: java, linux, windows

Tags: , , ,

Resin Quercus Server – Buat Program Pake PHP dan Java Sekaligus Part 2

Setelah tau cara konfigurasi Resin, sekarang kita coba buat program pake PHP dulu, misal disimpan dengan nama file info.php

  <?php
    phpinfo();
  ?>

Dengan asumsi bahwa direktori Resin ada di D:\Java\resin-3.1.7a\, kita simpan file info.php di direktori

   D:\Java\resin-3.1.7a\webapps\ROOT\

Trus setelah Resin Server dijalankan, coba akses http://localhost:8080/info.php, pasti akan muncul informasi server yang digunakan. Walau isinya gak sama dengan punya Apache.

Sekarang kita coba gabungkan PHP dan Java, kita akan buat program PHP yang manggil pustaka Java yang dimisalkan disimpan dengan nama file coba.php

<?php
 import java.util.Random;
 
 $acak = new Random();
 
 $angka = $acak->nextInt(10);
 
 echo $angka;
?>

Coba jalankan, pasti gak ada error, padahal kita pake pustaka Random milik Java.

Tapi ternyata Resin masih memiliki bug, beberapa pustaka Java tidak dapat dikenali, misalnya

<?php
 import java.lang.String;
 
 $nama = new String('irfan ardiansah');
 
 echo $nama;
 echo '<br />';
 echo '<br />';
 
 $pjg = $nama->length();
 
 echo $pjg;
?>

tulisan irfan ardiansah akan muncul dilayar, tapi method length() milik Java akan menyebabkan program menjadi error, tampilannya seperti ini

irfan ardiansah
 
/D:/Java/resin-3.1.7a/webapps/ROOT/MyBean.php:10: Fatal Error: 'length' is an unknown method of binary(15) "irfan ardiansah".

Seharusnya yang tampil di layar adalah 15. Payahnya di forum-nya dah bertanya tapi gak ada yang ngejawab. Akhirnya nemuin jawabannya sendiri yang ternyata sederhana banget.

Be the first to comment - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Friday, October 31, 2008

Categories: java, linux, windows

Tags: , , ,

Resin Quercus Server – Buat Program Pake PHP dan Java Sekaligus Part 1

Resin sih sebuah Application Server untuk Java seperti Apache Tomcat atau Glassfish, jadi digunakan untuk buat program untuk JavaEE.

Keunggulan Resin dibanding yang laen adalah dia sudah support juga bahasa pemrograman PHP, jadi kita bisa kombinasikan Java dan PHP
sekaligus.

Kok bisa ya, ternyata karena dalam Resin ada satu pustaka yang namanya Quercus, Quercus ini yang menerjemahkan perintah PHP menjadi perintah Java dan sebaliknya.

Kalo gak mau pake Resin, pengennya pake Tomcat atau Glassfish ternyata bisa aja, kita tinggal download pustaka Quercus-nya aja tanpa perlu download Resin.

Enaknya Resin adalah karena dia berbasis Java maka gak perlu diinstall, hanya tinggal diekstrak dan kita tinggal setting Environment Variables-nya.

Resin memerlukan beberapa setting, diantaranya CLASSPATH, JAVA_HOME dan RESIN_HOME, maka kita buat sebuah file namanya setpath.bat.

Asumsi yang digunakan adalah Windows, Java dan Resin diinstall di D:\Java

SET CLASSPATH=D:\Java\JDK1.5.0_06\lib\tools.jar;.   
 
SET JAVA_HOME=D:\Java\JDK1.5.0_06
 
SET RESIN_HOME=D:\Java\resin-3.1.7a
 
java -jar resin.jar

Save dengan nama setpath.bat trus simpan di direktori lib milik Resin, kebetulan ada di D:\Java\resin-3.1.7a\lib\

Eksekusi setpath.bat, otomatis juga Resin server langsung jalan. Tinggal buat program deh.

4 comments - What do you think?

Posted by irfan_ardiansah    Date: Wednesday, October 29, 2008

Categories: java, linux, windows

Tags: , , ,

Next Page »