Situs Untuk Menyederhanakan Link – http://oerl.co.cc
Baru aja iseng buat sebuah situs yang bernama http://oerl.co.cc/ menggunakan PHP dan MySQL. Situs ini berfungsi untuk menyederhanakan alamat situs yang panjang supaya lebih mudah diingat atau ditampilkan.
Misalnya link:
http://gadjah.net/2008/04/16/linux-mengendalikan-linux-menggunakan-sony-ericsson-p990i-dan-anyremote-melalui-bluetooth-studi-kasus-openoffice-impress/ |
Panjang banget kan, kalo dengan situs ini bisa kita persingkat menjadi: http://oerl.co.cc/IRKUS, coba aja diklik, pasti di-redirect ke halaman diatas. Dipersingkat karena kalo kita ngirim link via email, messenger dan linknya panjang biasanya terpotong, sedangkan kalo pendek kan gak mungkin terpotong.
Kenapa buat-buat yang seperti itu kan udah ada, alasannya sama kayak orang laen. Kalo mau pinter harus tetep belajar
, kalo gak punya ide mo bikin apa, tiru aja yang udah ada. Toh gak ada yang ngelarang. Cuma mungkin yang kita buat belum sesempurna yang sudah ada.
Ayo, ayo pada berkunjung ke http://oerl.co.cc/, buatan Indonesia asli dan gratis. Tes ya, kalo ada bug tolong kasih tau ya.
Posted by irfan_ardiansah Date: Monday, June 9, 2008
Categories: myself
Tags: apache, iseng, mysql, pemrograman, php, tools
[Linux] Konfigurasi Virtual Hosts Apache Di XAMPP
Virtual Hosts digunakan untuk membuat sebuah IP Address memiliki banyak Domain Name, trik ini banyak digunakan pada Web Hosting komersil supaya mereka tidak kehabisan IP Address. Misalkan dalam Web Hosting yang digunakan blog ini yaitu, qwords.com, pastinya IP Address yang sama dengan domain ini memiliki domain-domain lain.
Yang akan kita lakukan adalah membuat IP Address 127.0.0.1 memiliki dua buah domain yaitu:
http://localhost dan http://wordpress
Caranya setting Virtual Hosts seperti ini:
I. Setting Host File
cd /etc sudo nano hosts |
Tambahkan lagi satu baris perintah (Pastikan bahwa localhost tidak tertimpa)
127.0.0.1 wordpress |
Berarti nanti alamat yang kita akses adalah http://wordpress
Ctrl-O untuk Save Ctrl-X untuk Exit |
II. Konfigurasi Apache
Asumsi bahwa XAMPP For Linux diekstrak ke direktori /opt
cd /opt/lampp/etc sudo nano httpd.conf |
Kemudian cari perintah:
# Virtual hosts #Include etc/extra/httpd-vhosts.conf |
Ubah menjadi:
# Virtual hosts Include etc/extra/httpd-vhosts.conf |
III. Konfigurasi Virtual Hosts
Misalkan direktori wordpress berada di /home/irfan/wordpress, bila diketikkan http://wordpress dalam browser maka situs yang dibuka akan diakses dari direktori /home/irfan/wordpress
cd /opt/lampp/etc/extra |
Scroll teks sampai paling bawah, kemudian tambahkan perintah berikut ini:
<VirtualHost *:80> ServerName localhost DocumentRoot /opt/lampp/htdocs <Directory /> Options FollowSymLinks AllowOverride All </Directory> <Directory /opt/lampp/htdocs> Options Indexes FollowSymLinks AllowOverride All Order allow,deny Allow from all </Directory> </VirtualHost> <VirtualHost *:80> ServerName wordpress DocumentRoot /home/irfan/wordpress <Directory /> Options FollowSymLinks AllowOverride All </Directory> <Directory /home/irfan/wordpress> Options Indexes FollowSymLinks AllowOverride All Order allow,deny Allow from all </Directory> </VirtualHost> |
Setelah beres kemudian langsung di Save.
IV. Jalankan Apache
cd /opt/lampp sudo ./lampp start |
V. Sekarang localhost dan wordpress memiliki website masing-masing di:
Silakan coba di dalam browser. Cara yang sama bisa dilakukan untuk membuat sebuah IP Address memiliki lebih dari dua domain name. Coba saja buat tiga atau empat domain dalam IP Address 127.0.0.1
Posted by irfan_ardiansah Date: Monday, June 2, 2008
Categories: linux
Tags: apache, linux, mysql, php, tools, tutorial
[Linux] Parameter dan File Konfigurasi Yang Dimiliki XAMPP
XAMPP Dalam Linux memiliki beberapa parameter yang digunakan untuk menjalankan dan menghentikan kerja seluruh server yang ada dalam XAMPP.
| Parameter | Deskripsi |
| start | Menjalankan XAMPP |
| stop | Menghentikan XAMPP |
| restart | Menghentikan kemudian Menjalankan kembali XAMPP |
| startapache | Hanya menjalankan Apache Server |
| startssl | Menjalankan Apache dalam mode Secure Socket Layer |
| startmysql | Hanya menjalankan MySQL Server |
| startftp | Hanya menjalankan ProFTPD Server |
| stopapache | Hanya menghentikan Apache Server |
| stopssl | Menghentikan Apache dalam mode Secure Socket Layer |
| stopmysql | Hanya menghentikan MySQL Server |
| stopftp | Hanya menghentikan ProFTPD Server |
| reload | Me-load ulang XAMPP |
| reloadapache | Hanya Me-load ulang Apache Server |
| reloadmysql | Hanya Me-load ulang MySQL Server |
| reloadftp | Hanya Me-load ulang ProFTPD Server |
| php5 | Aktifkan PHP5 dan Non Aktifkan PHP4 |
| php4 | Aktifkan PHP4 dan Non Aktifkan PHP5 |
| phpstatus | Mengecek Versi PHP yang aktif |
| backup | Melakukan backup pada file konfigurasi XAMPP, log dan data |
| panel | Menjalankan XAMPP Control Panel berbasis GUI |
| security | Menjalankan perintah untuk mengecek Security XAMPP |
Contoh Penggunaan:
/opt/lampp/lampp start |
Posisi Folder dan File Penting Dalam XAMPP:
| Folder/File | Deskripsi |
| /opt/lampp/bin | Folder File Eksekusi XAMPP |
| /opt/lampp/htdocs | Folder File WebSite |
| /opt/lampp/etc/httpd.conf | File Konfigurasi Apache |
| /opt/lampp/etc/my.cnf | File Konfigurasi MySQL |
| /opt/lampp/etc/php.ini | File Konfigurasi PHP |
| /opt/lampp/etc/proftpd.conf | File Konfigurasi ProFTPD |
Kenapa XAMPP digunakan? Karena untuk fungsi pengembangan XAMPP sudah sangat mewah, mendukung seluruh aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan untuk pengembangan Web.
Posted by irfan_ardiansah Date: Monday, May 26, 2008
Categories: linux
Tags: apache, linux, mysql, pemrograman, php, tools, tutorial
[Linux] Instalasi dan Penggunaan XAMPP For Linux
XAMPP adalah sebuah software web server apache yang didalamnya sudah tersedia database server mysql dan support php programming. XAMPP merupakan software yang mudah digunakan, gratis (pasti) dan mendukung instalasi di Linux dan Windows. Keuntungan lain adalah cuma nginstal sekali dapat Apache Web Server, MySQL Database Server, PHP Support (PHP4 dan PHP5) dan beberapa module.
Hanya bedanya kalo yang Windows sudah dalam bentuk instalasi grafis dan yang Linux dalam bentuk file terkompresi tar.gz. Sentuhan lain yang berbeda adalah Windows memiliki fitur menyalakan server secara grafis, sedangkan Linux masih berupa perintah dalam console. Karena yang Linux rada sulit, maka versi ini saja yang akan dibahas.
Dulu, XAMPP untuk Linux dinamakan LAMPP, sekarang namanya hanya XAMPP FOR LINUX.
Perintah yang dibahas disini menggunakan LinuxMint, jadi seharusnya berlaku untuk semua Ubuntu dan turunannya, dan dengan asumsi bahwa XAMPP sudah didonlot
, saya pake yang versi 1.6.6, sesuaikan versinya ya.
Instalasi:
1. Akses Linux Shell (Console)
2. Ekstraksi akan dilakukan ke folder /opt, karena folder /opt milik root maka harus memiliki account su
sudo tar xvfz xampp-linux-1.6.6.tar.gz -C /opt |
3. XAMPP sudah terinstall dalam folder /opt/lampp
Penggunaan:
1. Untuk menjalankan XAMPP tinggal menggunakan perintah ini dalam Shell
/opt/lampp/lampp start |
Bila terjadi error otorisasi login, gunakan su
sudo /opt/lampp/lampp start |
2. Bila perintah dieksekusi dan berhasil, maka akan muncul teks:
Starting XAMPP 1.6.6... LAMPP: Starting Apache... LAMPP: Starting MySQL... LAMPP started. |
Berarti Apache dan MySQL sudah berjalan di background.
Pengujian:
1. Buka Web Browser
2. Ketikkan http://localhost dalam Web Browser
3. Bila masuk ke dalam Web XAMPP berarti semua langkah telah berhasil dilakukan.
Pengamanan (Optional):
Secara default, ada beberapa faktor keamanan yang harus dikonfigurasi. Faktor keamanan yang masih harus dikonfigurasi adalah:
1. MySQL Administrator (root) tidak memiliki password.
2. MySQL Daemon dapat diakses dari jaringan
3. ProFTPD menggunakan password “lampp” untuk user “nobody”
4. PHPMyAdmin dapat diakses dari jaringan
5. Semua contoh dapat diakses dari jaringan
6. MySQL dan Apache bekerja dalam konfigurasi user yang sama (nobody)
Untuk memperbaiki beberapa faktor keamanan dapat digunakan perintah ini:
/opt/lampp/lampp security |
Posted by irfan_ardiansah Date: Wednesday, May 21, 2008
Categories: linux
Tags: apache, linux, mysql, pemrograman, php, tools, tutorial
