Archive for the ‘myself’ Category

Temukan Roy Suryo

Tuesday, April 29th, 2008

Ayo temukan Roy Suryo di google, langkahnya seperti ini:

1. Masuk ke http://google.co.id

2. Isi pada kolom search: temukan roy suryo

3. Klik tombol Saya Lagi Beruntung

4. Voila…. Google Melakukan Apa???

5. Silakan coba sendiri :D

Courtesy of someone

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

[Kutip] Waspada! Penyakit yang Sedang Mewabah di Indonesia

Monday, April 28th, 2008

Dikutip Dari:

http://okto.silaban.net/2008/04/general/waspada-penyakit-yang-sedang-mewabah-di-indonesia/

Penyakit norak ini menjadi wabah yang sangat mengerikan dari atas sampai bawah :

- Orang bisa antri Raskin sambil pegang HP
- Pelajar bisa nunggak SPP sambil merokok
- Orang tua lupa siapkan SPP, karena terpakai untuk beli TV dan kulkas
- Orang bule mabuk karena kelebihan uang, Orang kampung mabuk beli minuman patungan
- Pengemis bisa mendengarkan MP3 player sambil goyang kepala
- Orang-orang dapat membeli gelar akademis di ruko-ruko tanpa kuliah
- Ijazah Doktor luar negeri bisa di beli sebuah rumah petakan gang sempit di Cibubur
- Kelihatan seperti aktivis tapi habis waktu untuk mencetin HP
- 62 tahun merdeka, lomba-lombanya masih makan kerupuk saja
- Agar rakyat tidak kelaparan maka para pejabatnya dansa-dansi di acara tembang kenangan.

Diambil sebagian dari posting di sebuah milis, dengan catatan kaki penulisnya adalah putra Indonesia asli yang sekarang bertempat tinggal di Paris, dan bekerja sebagai pembawa acara di salah satu stasiun di Perancis.

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

[Spoiler] Film Cloverfield

Saturday, April 26th, 2008

Baru beres nonton Cloverfield di Ciwalk (Cihampelas Walk) pake BCA Pay One For Two, jadi bayar 15rb untuk duaan. Film tentang monster yang menghancurkan New York, dengan menggunakan tipe game First Person View seperti Counter Strike. Jadi film ini diceritakan berdasarkan pandangan dari handycam, jadi efek-efek yang terjadi seperti efek yang dimiliki dari handycam.

Mungkin ini baru satu-satunya film yang ditonton dan membuatku mual, bukan karena sadis. Mual karena cara pengambilan filmnya yang katanya menggunakan Shaky Camerawork sehingga efek-efeknya mirip seperti pengambilan film menggunakan handycam. Sayangnya kalo di Indonesia tidak diberi peringatan dulu, konon kalo di luar sana beberapa bioskop memberikan peringatan mengenai metode film yang dapat menyebabkan mual dan vertigo.

Poster Warning

Katanya bakalan ada sequelnya, bukan melanjutkan film yang pertama tapi cerita yang sama berdasarkan rekaman film dari orang yang lain. Seperti yang terjadi sewaktu di Jembatan Brooklyn, ada orang lain yang sama-sama merekam kejadian tersebut.

Yang masih menjadi misteri adalah satu, kenapa sewaktu digigit oleh monster yang kecil, tubuh orang yang digigit meledak. Kalo monster Cloverfieldnya masih hidup karena diterangkan diakhir closing credits, waktu ada transmisi radio.

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

Jalan Cijerah - Jalan Atau Kubangan Sih?

Saturday, April 26th, 2008

Jalan Cijerah Bandung - Buset dah, jalan ini termasuk jalan yang cepet rusak di Bandung. Dalam hitungan bulan langsung rusak, mana kalo hujan jadi kubangan dan suka banjir lagi. Ada yang merhatiin gak kalo jalan ini tidak ada saluran drainase, semuanya disemen tanpa memperbolehkan air dibuang ke saluran drainase.

Pictures worth a thousand words….

Cijerah_1

Cijerah_2

Technorati : , , , ,
Del.icio.us : , , , ,

[EEEPC] Part 3. Memindahkan Home Mount Point dan Instalasi Driver

Thursday, April 24th, 2008

Hardware yang dibutuhkan:

1. Asus EEE PC 4GB (2GB mah kurang, default instalasinya aja 2.2GB) dengan Wireless LAN dalam keadaan menyala

2. SD Card (Optional, yang digunakan 1GB untuk dijadikan /home mount point)

Software yang dibutuhkan:

1. eee-ubuntu-support untuk mendeteksi hardware yang dimiliki oleh Asus EEE (http://code.google.com/p/eee-ubuntu-support/), yang digunakan di sini adalah v0.7

Tutorial Yang Dibutuhkan:

1. Part 2

Memindahkan /home mount point ke SD Card:

1. Format SD Card, disini menggunakan ext2

2. Posisi mounting SD Card ada di /media/disk

3. Kopikan semua isi dari /home ke SD Card

   cp -r --preserve=all /home/* /media/disk

4. Edit lagi file fstab

   sudo nano /etc/fstab

5. Tambahkan perintah ini pada posisi paling bawah

   /dev/sdb1 /home ext2 rw,nosuid,nodev,noatime 0 0

6. Simpan kemudian restart

7. Untuk mengecek apakah /home mount point sudah tertuju pada SD Card gunakan perintah ini pada console:

8. Lihat apakah /dev/sdb1 mengacu pada /home

Menginstall Driver Menggunakan eee-ubuntu-support (Asumsi menggunakan v0.7)

1. Ekstrak file eee-ubuntu-support_v0.7.tgz

   tar xzf eee-ubuntu-support_v0.7.tgz

2. Masuk ke dalam foldernya

3. Eksekusi perintah ini:

   sudo ./install.sh all

4. Eksekusi perintah ini:

   sudo ./tweak-gnome.sh

5. Kedua perintah ini mungkin harus 2 atau 3 kali diulang sampai menemukan driver yang benar.

6. Restart

Semua proses instalasi selesai, tinggal dipake deh Asus EEE-nya pake Ubuntu atau turunannya

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

[EEEPC] Part 2: Menginstall Ubuntu Dalam Asus EEE Menggunakan Flash Disk Bootable

Wednesday, April 23rd, 2008

Hardware yang dibutuhkan:

1. Asus EEE PC 4GB (2GB mah kurang, default instalasinya aja 2.2GB) dengan Wireless LAN dalam keadaan menyala

2. USB Flash Disk minimal 1GB (Untuk dijadikan bootable live usb)

3. SD Card (Optional, yang digunakan 1GB untuk dijadikan /home mount point)

Software yang dibutuhkan:

1. eee-ubuntu-support untuk mendeteksi hardware yang dimiliki oleh Asus EEE (http://code.google.com/p/eee-ubuntu-support/), yang digunakan di sini adalah v0.7

Tutorial yang dibutuhkan:

1. Part 1

PERINGATAN: SELURUH DATA DI SSD MILIK ASUS EEE DAN SD CARD AKAN HILANG BILA MENGGUNAKAN LANGKAH YANG TELAH DIBUAT INI

Langkah Asus EEE Menginstall Ubuntu:

1. Karena layar Asus EEE sangat kecil, maka kita set dulu supaya window-nya bisa digeser-geser

2. System - Preferences - Appereance, pilih Visual Effect dan pilih None.

3. Gunakan Alt + Tombol Kiri Mouse untuk menggeser window

4. Klik icon Install

5. Ikuti semua pertanyaannya sampai masuk ke menu partisi

6. Pada menu partisi, pilih menu Manual. SSD milik Asus EEE akan berada di /dev/sda1

7. Contoh yang digunakan:

a. Keseluruhan SSD diformat

b. Format file system yang digunakan reiserfs (pilih sendiri format file system yang digunakan tidak harus reiserfs, kalo gak salah si pembuat reiserfs ini adalah tersangka pembunuhan istrinya lho)

c. Mount pointnya adalah: /

d. Ceklist pilihan format

8. Teruskan dan tunggu proses instalasi sampai selesai

Langkah Konfigurasi Asus EEE Setelah Instalasi:

1. Karena seluruh USB Flash Disk akan dianggap CD-ROM oleh Asus EEE maka kita ubah dengan perintah:

   sudo nano /etc/fstab

2. Komentari atau hapus teks di bawah ini dengan menggunakan tanda #:

   /dev/sdc1 /media/cdrom0 udf,iso9660 user,noauto,exec 0 0

menjadi

   #/dev/sdc1 /media/cdrom0 udf,iso9660 user,noauto,exec 0 0

3. Sisipkan kata noatime ke dalam perintah milik /dev/sda1, misalkan file system reiserfs memiliki perintah seperti ini:

menjadi

   notail,noatime 0 1

4. Simpan dengan menggunakan perintah Ctrl+O, dan keluar dengan Ctrl+X

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

[EEEPC] Part 1: Ubuntu Live CD Menggunakan Flash Disk Bootable Di Asus EEE

Thursday, April 17th, 2008

Karena bosan dengan default OS dari EEEPC yaitu Xandros dan mo nyobain linux laen tapi gak punya optical drive eksternal, maka browsing lagi sana-sini dan mendapatkan cara untuk menginstall Ubuntu menggunakan Flash Disk (https://help.ubuntu.com/community/Installation/FromUSBStick) dan cara menginstall Ubuntu di EEEPC (http://wiki.eeeuser.com/ubuntu).

Hardware yang dibutuhkan:

1. Asus EEE PC 4GB

2. USB Flash Disk minimal 1GB (Untuk dijadikan bootable live usb)

3. Komputer lain yang sudah terinstall Ubuntu 7.10 atau turunannya (Apakah bisa di linux distro lain? Confirm please!)

Software yang dibutuhkan:

1. ISO Ubuntu atau turunannya

2. Program isotostick.sh untuk memindahkan iso ubuntu ke flash disk (http://startx.ro/sugar/isotostick.sh)

3. Program syslinux versi > 3.55. Kalo ragu versinya, install lagi aja.

   sudo apt-get install syslinux

Langkah Flash Disk:

1. Format flash disk menggunakan file system fat16 dan pastikan flash disk bisa melakukan boot

2. Cari alamat flash disk di file system, yang digunakan disini adalah:

3. Gunakan perintah

   sudo ./isotostick.sh /home/irfan/ubuntu-7.10-desktop-i386.iso /dev/sdb1

4. Akan ada beberapa error saat program isotostick.sh dijalankan, biarkan saja. Tunggu sampai proses selesai, yang ditandai dengan munculnya prompt console

5. Remove flash disk, dan konfigurasi flash disk menjadi live usb selesai

Langkah Asus EEE Menjalankan Live USB:

1. Pasang flash disk tadi di Asus EEE

2. Boot melalui flash disk, gunakan tombol Esc saat muncul logo Asus EEE di layar

3. Memasuki proses boot dari live usb

4. Bila batere dipasang, akan ada peringatan bahwa batere rusak. Ini hanya karena drivernya belum ada.

5. Silakan coba-coba fitur dari Ubuntu, selanjutnya kita coba untuk melakukan instalasi Ubuntu ke dalam EEEPC, yang dibutuhkan adalah 2.5GB ruang kosong di SSD.

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

[Linux] Mengendalikan Linux Menggunakan Sony Ericsson P990i dan AnyRemote Melalui Bluetooth - Studi Kasus OpenOffice Impress

Wednesday, April 16th, 2008

Pertamanya dapet tutorial dari blog http://dheche.songolimo.net/wp/index.php/2007/09/17/mengontrol-fedora-7-memakai-p990i/ dan http://devel.reinikainen.net/content/view/48/40/

Kita gunakan LinuxMint 4.0 yang berbasis Ubuntu, sehingga kita coba sesuaikan tulisannya untuk Ubuntu dan turunannya. Btw, semua perintah diketikkan dalam Terminal.

Kebutuhan Awal:

1. Dongle Bluetooth (gak mungkin gak pake ini kan :)

2. Ponsel yang mendukung javame library untuk bluetooth (JSR-82), disini kita pakai Sony Ericsson P990i, kebetulan AnyRemote bekerja juga dalam mode Flip Close

3. Software bluetooth (Untuk LinuxMint kebetulan sudah lengkap dan sudah newest version yaitu bluez), kalo belum ada atau gak pasti, bisa download software bluez:

sudo apt-get install bluez-pin bluez-utils

4. Software AnyRemote, karena dalam repository debian belum ada, maka men-download file yang berekstensi *.deb (http://anyremote.sourceforge.net/), dan sewaktu tutorial ini ditulis, versi yang terbaru adalah versi 4.4-2.

a. anyremote_4.4-2_i386.deb (software - WAJIB)

b. anyremote-data_4.4-2_i386.deb (file Konfigurasi - WAJIB)

c. anyremote-doc_4.4-2_i386.deb (dokumentasi - OPTIONAL)

d. AnyRemote Java Client (kita pakai yang anyRemote64.jar untuk diinstall di ponsel - WAJIB)

Langkah Mendeteksi Bluetooth Ponsel:

1. Memastikan bahwa fitur bluetooth sudah terinstal dan berjalan baik

sudo /etc/init.d/bluetooth start

2. Memastikan bahwa dongle bluetooth sudah menyala (Hasilnya harus UP - Lewati langkah 3 bila hasilnya UP)

3. Bila ternyata hasilnya DOWN

sudo hciconfig hci0 up

4. Pastikan bluetooth dalam ponsel sudah menyala dan berada dalam mode Discoverable (P990i: Visible to other devices)

5. Cek apakah ponsel bisa dideteksi oleh Linux

Langkah Koneksi Komputer:

1. Asumsi

a. AnyRemote sudah diinstall di Linux

b. Ponsel sudah bisa dideteksi oleh hcitool scan

c. AnyRemote sudah diinstall di Ponsel (anyRemote64.jar)

2. Yang akan dikendalikan adalah OpenOffice Impress yang sudah terinstall dengan manis di LinuxMint

3. Jalankan AnyRemote dalam Linux

anyremote -f /usr/share/anyremote/cfg-data/Server-mode/ooimpress.cfg

Langkah Koneksi Ponsel:

1. Jalankan AnyRemote dalam ponsel

2. Cari bluetooth yang lagi menyala (pake fitur search yang dimiliki oleh anyRemote64.jar)

3. Kalo ketemu bluetooth yang diinginkan langsung Connect

4. Eksekusi OpenOffice Impress, pilih sebuah file presentasi dan jalankan SlideShow (bisa juga menjalankan langsung lewat ponsel)

5. Langsung deh geser kiri, kanan, awal, akhir menggunakan AnyRemote

Lumayan, dengan menggunakan software AnyRemote ini, gak jadi beli alat presentasi khusus :D

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

[Linux] Lagi Nyoba 8 Lightweight Linux Distro

Monday, April 7th, 2008

Sekarang lagi nyoba beberapa lightweight linux distro yang ada di DVD majalah InfoLinux, cuma pengen nyobain mana saja sih distro yang enakkeun untuk dipake di laptop dan di pc. Untungnya hampir semuanya berupa live cd (bisa langsung lewat cd/dvd tanpa harus diinstall). Tapi biar afdol, setelah masuk ke window-nya langsung diinstall biar tau apa aja sih yang kurang atau lebihnya, menurutku lho. Mungkin tidak berlaku untuk orang lain.

1. gOS ( http://www.thinkgos.com/ )

Distro turunan Ubuntu yang memiliki dasar warna hijau memakai X-Window Enlightenment yang jadinya lebih ringan dibandingin pake KDE atau Gnome, menekankan pada software Web 2.0, sehingga hampir semua software yang dimiliki oleh gOS hanya bisa dijalankan di Web Browser saja, sedikit sekali software yang terinstall di distro ini. Mungkin gOS singkatan dari Google OS. Orang yang pake jadi harus punya internet berkecepatan tinggi, reliabel, unlimited dan murah.

2. CentOS ( http://www.centos.org/ )

Ternyata bukan live cd, tapi langsung instalasi. Sewaktu instalasi melihat sesuatu yang familiar, front end install-nya hampir sama dengan front end instalasi jaman dulu. Ternyata pas diliat dia berbasis Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Pantes berat, ternyata dia dibuat untuk membuat server bukan untuk desktop.

3. OpenGEU ( http://opengeu.intilinux.com/Home.html )

Satu lagi distro turunan Ubuntu yang memiliki theme menarik (sunlight dan moonlight), menggunakan X-Window Enlightenment, efek-efek window-nya juga bagus dan indah. Lumayan lengkap persediaan software desktopnya. Efeknya bagus, tapi ada bug yang mengganggu sewaktu dijalankan di PC-ku, dia tidak mau turun ke resolusi 1024×768, dia pengennya di resolusi 1280×768. Kalo di laptop sih bisa. (Ini distro yang sekarang aku paling suka)

4. Zenwalk ( http://www.zenwalk.org )

Kalo ini distronya gak terlalu jelas, bingung makenya. Sepertinya sih lengkap tapi makenya kurang user friendly. Aku sih gak suka distro ini.

5. SAM Linux ( http://www.sam-linux.org/ )

Sepertinya kalo dari bentuknya sih turunan dari Ubuntu atau malah turunan dari Debiannya langsung tapi katanya turunan dari PCLinuxOS, X-Window-nya make XFCE. Maskotnya berlogo tikus, cuma kurangnya adalah kalo nge-burn harus menggunakan account root, tidak bisa pake account biasa, terlalu repot. Loh kok masih pake GAIM, belum pake Pidgin?

6. LinuxMint ( http://linuxmint.com )

Tambah satu lagi turunan Ubuntu, tapi dengan software yang sudah diutak-atik sendiri oleh vendor dari distro ini, jadinya beberapa software di sini sudah khas milik LinuxMint. Yang disini memiliki X-Window XFCE, tampilannya sangat kaku dan serius, tapi memiliki fitur penggunaan yang lumayan enak.

7. FluxBuntu ( http://fluxbuntu.org/ )

Masih juga turunan Ubuntu kalo diliat dari namanya, X-Window-nya pasti Flux sayangnya dia bukan berupa live cd tapi installer. Ukurannya lumayan kecil cuma 400MB-an. Tapi ternyata keburukannya adalah LiveCD-nya gak kedetek oleh Boot di PC tapi kedetek di laptop, jadinya mau berapa kali di-restart komputernya tetep masuk ke OS.

8. Slax

Terakhir adalah live cd yang merupakan turunan dari Slackware, yaitu Slax. Memiliki X-Window KDE, tapi ukuran ISO-nya yang kecil sekitar 100MB-an. Theme-nya enak diliat, sangat cerah tapi karena banyakan orang pake Ubuntu dan/atau turunannya maka masih lebih prefer yang turunan Ubuntu.

PEMENANGNYA: OpenGEU untuk di laptop dan LinuxMint untuk di PC.

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

Pemblokiran Youtube, Membunuh Semut Dengan Granat

Saturday, April 5th, 2008

Youtube diblokir, katanya sudah bukan gosip, sudah ada surat yang diturunkan dari menkominfo ke APJII (asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia) untuk menutup kucuran bandwidth dari IIX ke Youtube. Untungnya dari ISP-ku belum ada pemblokiran sama sekali malah diharapkan jangan ada.

Ini mungkin adalah keluhan blogger yang kesekian kali terhadap keputusan pemerintah untuk menghindari film f***a (tidak ditampilkan, takut blog ini juga ditutup karena kata kunci tersebut ;p).

Menurutku, ini adalah keputusan yang bisa diibaratkan membunuh semut dengan granat, walaupun hancur, tapi memangnya semut-semut di tempat lain juga ikut mati? Pasti tidak kan!

Selain youtube masih banyak penyedia video lain di internet termasuk google video, apakah film tersebut tidak ada di google video? Tidak mungkin! dan pasti film tersebut juga tersebar selain di penyedia jasa video juga penyedia jasa download.

Apakah semuanya mau diblok, coba saja google diblok, mungkin akan terjadi unjuk rasa dari blogger seluruh Indonesia, apalagi yang menggunakan AdSense untuk hidup.

Menurutku lebih baik tetap dibuka akses ke internet tanpa batasan, yang harus diperbaiki adalah faktor edukasi terhadap rakyat. Rakyat harus diedukasi bahwa tidak semua di internet positif atau negatif, itu bagaimana pilihan kita, ingin yang positif atau negatif atau keduanya. Semua di dunia ini adalah pilihan, semua keputusan adalah tanggung jawab masing-masing, bukan pemerintah.

Kalo sekarang sih semua pilihan yang kita buat, sudah dipilihkan duluan oleh pemerintah.

Dengan cara seperti ini maka rakyat yang belum mengenal internet akan menyangka bahwa semua yang ada di internet itu negatif, misal p*rn*grafi, film-film perusak moral dll. Padahal masih lebih banyak yang positif, memangnya semua pengetahuanku sekarang berasal dari bangku sekolah?

Sebentar lagi mungkin semua blog di Indonesia diblok kali…

Technorati : , ,
Del.icio.us : , ,