Archive for the ‘linux’ Category

Instalasi Server Kantor Part 1

Tuesday, July 1st, 2008

Dapet tugas untuk nginstal web server di kantor supaya bisa diakses dari luar nih. Browsing sana-sini dapetnya tutorial untuk CentOS, untungnya waktu beberapa bulan lalu beli InfoLinux dapet juga DVD CentOS trus diinstall deh.

Setelah bertanya-tanya dalam hati, emang punya server ya. Ternyata kantor ada server yang baru aja dibeli dengan merk HP Proliant ML150 G3 yang canggih, padahal seumur-umur blon pernah megang kompie yang khusus server, biasanya klo nyoba server pake VMWare atau VirtualBox aja, udah takut klo hardwarenya gak ada yang kedetek.

Nyobain nginstal, ternyata tutorialnya pake text based, setelah nginstal malah gagap ngakses internet karena pake lynx, semua tau klo lynx adalah browser yang text based, bacanya aja bingung. Tapi ternyata CentOS sudah mendeteksi semua hardware, sayangnya soundcard gak kedetek. Jangan-jangan di server emang gak ada soundcard. Gagal total…

Instalasi kedua, masih pake CentOS dengan ceklis di KDE, masih pake KDE 3 ternyata. Sayangnya partisi yang dibuat kekecilan, terpaksa instal lagi. Gagal total…

Instalasi ketiga dengan CentOS, akhirnya berhasil, setelah konfigurasi di DNS Server kantor dan Apache Virtual Host bisa juga nih web diakses dari internal, tapi blon bisa diakses dari luar karena blon ada DNS-nya. Sukses…

Tapi gara-gara keracunan oleh Bos Vavai yang selalu cerita mengenai OpenSuse, dua jam setelah web-nya jalan, langsung donlot OpenSuse 11.0 Versi DVD dan sekarang lagi diinstall. Ntar klo dah install kita coba lagi konfigurasi web server-nya.

Sekarang cari tutorial OpenSuse dulu ah.

Technorati :
Del.icio.us :

[Linux] Konfigurasi Fitur Untuk Nano Text Editor

Monday, June 30th, 2008

Nano adalah sebuah editor teks yang sudah terintegrasi dalam linux bersama VI dan Emacs. Ketiga software ini biasanya digunakan dalam shell linux.

Fitur yang kurang dari nano ini misalnya adalah indentasi otomatis, no wrap, backup file dan terutama untuk programmer adalah syntax color highlight.

Fitur-fitur tersebut bisa diaktifkan, tapi harus buat dulu satu file bernama “.nanorc” di folder home milik kita.

Disini saya buatnya pake nano, jadi konfigurasi nano menggunakan nano :D

Folder home yang saya gunakan adalah: “/home/irfan”, silakan sesuaikan dengan home folder masing-masing.

Langkahnya:

1. Dengan menggunakan console bawaan linux

2. Buat file baru dengan nama .nanorc

3. Tuliskan perintah-perintah di bawah ini di file .nanorc untuk mengaktifkan fiturnya.

a. Mengaktifkan Indentasi Otomatis

b. Mengaktifkan Backup File

c. Menonaktifkan Text Wrap

d. Mengaktifkan History Nano

e. Mengaktifkan Smooth Scrolling

f. Jarak indentasi, harus lebih besar dari 0

Contoh dari file .nanorc yang saya punya

   # Use auto-indentation
   set autoindent
 
   # Backup files to filename~
   set backup
 
   # Use cut to end of line with ^K by default
   set cut
 
   # Enable ~/.nano_history for saving and reading search/replace strings.
   # set historylog
 
   # Do not convert files from DOS/Mac format
   set noconvert
 
   # Do not follow symlinks when writing files
   # set nofollow
 
   # Do not display the help lists at the bottom of the screen
   # set nohelp
 
   # Do not wrap text at all
   set nowrap
 
   # Use smooth scrolling as the default
   set smooth
 
   # Allow nano to be suspended with ^Z
   # set suspend
 
   # Use this tab size instead of the default; it must be greater than 0
   # set tabsize 8
 
   # Save automatically on exit, do not prompt
   # set tempfile

Yang berada dalam tanda pagar (#) berarti tidak akan dieksekusi karena dianggap komentar.

Dengan bantuan dari: linuxhowto

Technorati : , ,
Del.icio.us : , ,

[Software] Emulator Sistem Operasi Virtual Box

Friday, June 27th, 2008

Untuk yang suka nginstall sistem operasi menggunakan VMWare, ternyata ada juga alternatif software versi yang gratisnya yaitu VirtualBox. Sama seperti VMWare, software ini juga mengemulasi sistem operasi diatas sistem operasi lain.

Software ini dapat diinstall di windows, linux, macintosh dan solaris. Dan software ini dapat menjalankan banyak sistem operasi termasuk windows, dos, linux dan openbsd.

VirtualBox diluncurkan dalam dua versi

  1. Close Source Edition, tetap digratiskan tapi tidak tersedia dalam bentuk source code
  2. Open Source Edition, gratis dan tersedia source code-nya

Perbedaannya adalah versi Close Source memiliki fitur lebih banyak dibandingkan yang Open Source, diantaranya:

  1. Remote Display Protocol (RDP) Server
  2. USB Support
  3. USB over RDP
  4. iSCSI Support
  5. Serial ATA (SATA) Controller

Kelima fitur ini tidak muncul di versi Open Source.

Silakan dicoba, nanti kalo saya sudah coba kita bikin tutorialnya.

Technorati : , ,
Del.icio.us : , ,

[Java] Input Data Melalui Console Menggunakan Class Scanner

Monday, June 23rd, 2008

Dulu untuk menginput data melalui Console dalam Java merupakan hal yang sulit, beda dengan Pascal atau C yang sudah menyediakan sintaksnya, Java belum menyediakan sintaks input melalui Console, untuk melakukannya kita harus membuat sebuah program yang lumayan kompleks kalo untuk pemula.

Untungnya sejak JavaSE versi 5.0 fitur untuk melakukan input melalui Console sudah disediakan dengan menggunakan class Scanner yang dipanggil melalui pustaka java.util.Scanner

Class Scanner ini memiliki method-method yang bisa menerima berbagai tipe data, misalnya integer, string atau float jadi kita gak usah bikin program lagi, tinggal pake aja.

Seperti sintaks-sintaks Java yang lain, pemanggilannya seperti ini:

import java.util.Scanner;
 
public class UjiScan {
  public static void main (String[] args) {
     Scanner in = new Scanner(System.in);
  }
}

Contoh penggunaannya seperti ini:

import java.util.Scanner;
 
public class UjiScan {
        public static void main (String[] args) {
                //Deklarasi Scanner:
                Scanner in = new Scanner(System.in);
 
                //Untuk Menerima Kata:
                System.out.print("Kata: ");
                String kata = in.nextLine();            
                System.out.println("Hello, " + kata);
 
                //Untuk Menerima Kalimat:
                System.out.print("Kalimat: ");
                String kalimat = in.nextLine();         
                System.out.println("Hello, " + kalimat);
 
                //Untuk Menerima Integer:
                System.out.print("Angka 1: ");
                int angka1 = in.nextInt();
                System.out.print("Angka 2: ");
                int angka2 = in.nextInt();              
                int hasil = angka1 + angka2;            
                System.out.println("Hasil Penjumlahan " + angka1 + " dan " + angka2 + " adalah: " + hasil);
 
                //Untuk Menerima Float:
                System.out.print("Angka 1: ");
                float angkafloat1 = in.nextFloat();
                System.out.print("Angka 2: ");
                float angkafloat2 = in.nextFloat();
                float hasilfloat = angkafloat1 + angkafloat2;           
                System.out.println("Hasil Penjumlahan " + angkafloat1 + " dan " + angkafloat2 + " adalah: " + hasilfloat);      
        }
}

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

[Linux] Setting PATH Untuk Kompilasi File JAVA

Monday, June 16th, 2008

Linux dan Windows menggunakan cara yang berbeda untuk menyetting PATH. Walau secara konsep sama, tetapi perintah yang digunakan berbeda. Untuk Linux sendiri bila kita memiliki beberapa Command Prompt Shell, maka setiap Shell akan memiliki caranya sendiri untuk menyetting PATH.

Karena yang digunakan LinuxMint dan menggunakan Shell BASH (Bourne Again Shell), maka perintah yang digunakan menyesuaikan.

Asumsi bahwa Java dalam Linux diinstall di alamat ini

/usr/local/jdk1.6.0

Ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Cara Non Permanen

Kalo menggunakan cara non permanen, setiap kita nutup window console maka perintah harus diketik lagi. Perintahnya adalah:

   export PATH=$PATH:/usr/local/jdk1.6.0/bin

2. Cara Permanen

Kalo menggunakan cara permanen maka perintah akan tersimpan dalam file konfigurasi BASH jadi gak perlu diketik ulang.

Misalnya alamat home folder berada di /home/irfan

Maka perintah yang digunakan adalah:

   cd /home/irfan
   nano .bashrc

Kemudian tambah lagi satu baris perintah seperti ini:

   PATH=$PATH:/usr/local/jdk1.6.0/bin

Kalo sudah beres, langsung di save dan coba restart BASH-nya, kalo blon berhasil coba restart Linux-nya.

Technorati : , , , ,
Del.icio.us : , , , ,

[Java] Membuat File JAR

Friday, June 13th, 2008

File JAR dalam Java digunakan sebagai file koleksi library (pustaka) dan/atau sebagai file eksekusi aplikasi. Untuk membuat File JAR dibutuhkan JDK dan perintah jar sudah berada dalam PATH Sistem Operasi yang digunakan.

Bila File JAR digunakan sebagai file koleksi pustaka yang isinya tidak bisa dieksekusi maka perintah untuk membuatnya adalah seperti ini:

   jar cvf NamaJar.jar Nama1.class Nama2.class Nama3.class

atau

   jar cvf NamaJar.jar .

Perhatikan tanda baca titik, tanda baca ini memerintahkan kepada perintah jar untuk menginput semua file dan folder dalam FOLDER INI secara rekursif ke dalam NamaJar.jar

Bila File JAR digunakan sebagai file eksekusi, maka yang pertama harus dibuat adalah File Manifest. File Manifest digunakan untuk memberitahukan Java mana file yang harus dieksekusi. Biasanya file yang harus dieksekusi memiliki perintah:

   public class Nama1 {
     public static void main(String[] args) {
 
     }
   }

Membuat File Manifest:

   Manifest-Version: 1.0
   Created-By: Irfan Ardiansah
   Main-Class: Nama1

Berikan sebuah baris kosong setelah perintah Main-Class, karena perintah jar akan selalu mengabaikan baris terakhir. Simpan dengan nama misalnya manifest.txt Kemudian kita buat File JAR:

   jar cvfm NamaJarEksekusi.jar manifest.txt Nama1.class Nama2.class Nama3.class

atau

   jar cvfm NamaJarEksekusi.jar manifest.txt .

Untuk menjalankan file eksekusi ini gunakan perintah

   java -jar NamaJarEksekusi.jar

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

[Java] Menjalankan Aplikasi JAR

Thursday, June 5th, 2008

Untuk menjalankan Aplikasi Java SE yang sudah berada dalam JAR, digunakan perintah sebagai berikut:

   java -jar NamaFile.jar

Dengan catatan bahwa perintah java sudah berada dalam PATH Sistem Operasi yang digunakan.

Sedangkan untuk menjalankan Aplikasi Java ME yang sudah berada dalam JAR, harus menggunakan Telepon Seluler yang sudah mendukung instalasi aplikasi berbasis Java ME. Untungnya kebanyakan Telepon Seluler yang dijual dipasaran sekarang sudah bisa diinstalasi Java ME.

Kalo maksa pengen pake di PC, silakan cari emulator JAR Java ME yang bertebaran di internet, pake google aja carinya ya.

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

[Linux] Konfigurasi Virtual Hosts Apache Di XAMPP

Monday, June 2nd, 2008

Virtual Hosts digunakan untuk membuat sebuah IP Address memiliki banyak Domain Name, trik ini banyak digunakan pada Web Hosting komersil supaya mereka tidak kehabisan IP Address. Misalkan dalam Web Hosting yang digunakan blog ini yaitu, qwords.com, pastinya IP Address yang sama dengan domain ini memiliki domain-domain lain.

Yang akan kita lakukan adalah membuat IP Address 127.0.0.1 memiliki dua buah domain yaitu:

http://localhost dan http://wordpress

Caranya setting Virtual Hosts seperti ini:

I. Setting Host File

   cd /etc
   sudo nano hosts

Tambahkan lagi satu baris perintah (Pastikan bahwa localhost tidak tertimpa)

   127.0.0.1 wordpress

Berarti nanti alamat yang kita akses adalah http://wordpress

   Ctrl-O untuk Save
   Ctrl-X untuk Exit

II. Konfigurasi Apache

Asumsi bahwa XAMPP For Linux diekstrak ke direktori /opt

   cd /opt/lampp/etc
   sudo nano httpd.conf

Kemudian cari perintah:

   # Virtual hosts
   #Include etc/extra/httpd-vhosts.conf

Ubah menjadi:

   # Virtual hosts
   Include etc/extra/httpd-vhosts.conf

III. Konfigurasi Virtual Hosts

Misalkan direktori wordpress berada di /home/irfan/wordpress, bila diketikkan http://wordpress dalam browser maka situs yang dibuka akan diakses dari direktori /home/irfan/wordpress

   cd /opt/lampp/etc/extra

Scroll teks sampai paling bawah, kemudian tambahkan perintah berikut ini:

   <VirtualHost *:80>
   ServerName localhost
   DocumentRoot /opt/lampp/htdocs
   <Directory />
   Options FollowSymLinks
   AllowOverride All
   </Directory>
   <Directory /opt/lampp/htdocs>
   Options Indexes FollowSymLinks
   AllowOverride All
   Order allow,deny
   Allow from all
   </Directory>
   </VirtualHost>
 
   <VirtualHost *:80>
   ServerName wordpress
   DocumentRoot /home/irfan/wordpress
   <Directory />
   Options FollowSymLinks
   AllowOverride All
   </Directory>
   <Directory /home/irfan/wordpress>
   Options Indexes FollowSymLinks
   AllowOverride All
   Order allow,deny
   Allow from all
   </Directory>
   </VirtualHost>

Setelah beres kemudian langsung di Save.

IV. Jalankan Apache

   cd /opt/lampp
   sudo ./lampp start

V. Sekarang localhost dan wordpress memiliki website masing-masing di:

a. http://localhost

b. http://localhost

Silakan coba di dalam browser. Cara yang sama bisa dilakukan untuk membuat sebuah IP Address memiliki lebih dari dua domain name. Coba saja buat tiga atau empat domain dalam IP Address 127.0.0.1

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

[Tips] Menampilkan Lebih Banyak Recommended Add-Ons Pada Firefox 3

Friday, May 30th, 2008

Firefox 3 Add-Ons Manager memiliki beberapa fitur baru terutama fitur “Recommended Add-Ons”. Dengan menampilkan windows Add-Ons otomatis firefox akan menampilkan daftar 5 Add-Ons yang direkomendasikan. Link yang ditampilkan akan berubah-ubah

Bila kita ingin menampilkan lebih dari 5 add-ons, konfigurasinya dapat dilakukan langsung melalui firefox:

1. Dalam Address Bar Ketik:

2. Kalo ada peringatan-peringatan jawab setuju saja.

3. Dalam Filter Field isi:

   extensions.getAddons.maxResults

4. Ubah angkanya dari angka 5 menjadi angka lain, lebih tinggi atau lebih rendah.

Tapi Firefox 3 tidak akan mengembalikan hasil lebih dari 8 add-ons. Dimasukkan angka berapapun di atas 8, hanya akan menghasilkan 8 saja.

Technorati : , ,
Del.icio.us : , ,

[Linux] Parameter dan File Konfigurasi Yang Dimiliki XAMPP

Monday, May 26th, 2008

XAMPP Dalam Linux memiliki beberapa parameter yang digunakan untuk menjalankan dan menghentikan kerja seluruh server yang ada dalam XAMPP.

Parameter Deskripsi
start Menjalankan XAMPP
stop Menghentikan XAMPP
restart Menghentikan kemudian Menjalankan kembali XAMPP
startapache Hanya menjalankan Apache Server
startssl Menjalankan Apache dalam mode Secure Socket Layer
startmysql Hanya menjalankan MySQL Server
startftp Hanya menjalankan ProFTPD Server
stopapache Hanya menghentikan Apache Server
stopssl Menghentikan Apache dalam mode Secure Socket Layer
stopmysql Hanya menghentikan MySQL Server
stopftp Hanya menghentikan ProFTPD Server
reload Me-load ulang XAMPP
reloadapache Hanya Me-load ulang Apache Server
reloadmysql Hanya Me-load ulang MySQL Server
reloadftp Hanya Me-load ulang ProFTPD Server
php5 Aktifkan PHP5 dan Non Aktifkan PHP4
php4 Aktifkan PHP4 dan Non Aktifkan PHP5
phpstatus Mengecek Versi PHP yang aktif
backup Melakukan backup pada file konfigurasi XAMPP, log dan data
panel Menjalankan XAMPP Control Panel berbasis GUI
security Menjalankan perintah untuk mengecek Security XAMPP

Contoh Penggunaan:

/opt/lampp/lampp start

Posisi Folder dan File Penting Dalam XAMPP:

Folder/File Deskripsi
/opt/lampp/bin Folder File Eksekusi XAMPP
/opt/lampp/htdocs Folder File WebSite
/opt/lampp/etc/httpd.conf File Konfigurasi Apache
/opt/lampp/etc/my.cnf File Konfigurasi MySQL
/opt/lampp/etc/php.ini File Konfigurasi PHP
/opt/lampp/etc/proftpd.conf File Konfigurasi ProFTPD

Kenapa XAMPP digunakan? Karena untuk fungsi pengembangan XAMPP sudah sangat mewah, mendukung seluruh aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan untuk pengembangan Web.

Technorati : , , , , , ,
Del.icio.us : , , , , , ,