[Linux] Konfigurasi Fitur Untuk Nano Text Editor
June 30th, 2008 | by irfan_ardiansah |Nano adalah sebuah editor teks yang sudah terintegrasi dalam linux bersama VI dan Emacs. Ketiga software ini biasanya digunakan dalam shell linux.
Fitur yang kurang dari nano ini misalnya adalah indentasi otomatis, no wrap, backup file dan terutama untuk programmer adalah syntax color highlight.
Fitur-fitur tersebut bisa diaktifkan, tapi harus buat dulu satu file bernama “.nanorc” di folder home milik kita.
Disini saya buatnya pake nano, jadi konfigurasi nano menggunakan nano
Folder home yang saya gunakan adalah: “/home/irfan”, silakan sesuaikan dengan home folder masing-masing.
Langkahnya:
1. Dengan menggunakan console bawaan linux
View CodeBASH | |
cd /home/irfan | |
2. Buat file baru dengan nama .nanorc
View CodeBASH | |
nano .nanorc | |
3. Tuliskan perintah-perintah di bawah ini di file .nanorc untuk mengaktifkan fiturnya.
a. Mengaktifkan Indentasi Otomatis
View CodeBASH | |
set autoindent | |
b. Mengaktifkan Backup File
View CodeBASH | |
set backup | |
c. Menonaktifkan Text Wrap
View CodeBASH | |
set nowrap | |
d. Mengaktifkan History Nano
View CodeBASH | |
set historylog | |
e. Mengaktifkan Smooth Scrolling
View CodeBASH | |
set smooth | |
f. Jarak indentasi, harus lebih besar dari 0
View CodeBASH | |
set tabsize 8 | |
Contoh dari file .nanorc yang saya punya
View CodeBASH | |
# Use auto-indentation set autoindent # Backup files to filename~ set backup # Use cut to end of line with ^K by default set cut # Enable ~/.nano_history for saving and reading search/replace strings. # set historylog # Do not convert files from DOS/Mac format set noconvert # Do not follow symlinks when writing files # set nofollow # Do not display the help lists at the bottom of the screen # set nohelp # Do not wrap text at all set nowrap # Use smooth scrolling as the default set smooth # Allow nano to be suspended with ^Z # set suspend # Use this tab size instead of the default; it must be greater than 0 # set tabsize 8 # Save automatically on exit, do not prompt # set tempfile | |
Yang berada dalam tanda pagar (#) berarti tidak akan dieksekusi karena dianggap komentar.
Dengan bantuan dari: linuxhowto
IP Address-mu:
38.103.63.59
Tags: pemrograman, tools, tutorial
By utchanovsky on Jul 1, 2008
Kalo inget text editor di Linux, jadi inget masa2 make slackware buat bela2in ngedit xorg.conf dan akhirnya malah cape sendiri.
Padahal di PeCeLinuxOS or mendreveh udah langsung jadi dan tinggal pake. kekehkehkeh.
Tapi, ada puasnya juga kalo abis ngoprek2 sesuatu n bisa jalan. Berasa abis makan masakan padang, keringet keluar semua.
Udah ah malu …….. :ngacir:
utchanovsky’s last blog post..Awal Untuk Sebuah Akhir
By irfan_ardiansah on Jul 1, 2008
Ini juga baru puas ngeberesin instalasi CentOS, setelah puas beresin konfigurasi, diformat ulang trus ditimpa dengan OpenSuse