[Linux] Lagi Nyoba 8 Lightweight Linux Distro

April 7th, 2008 | by irfan_ardiansah |

Sekarang lagi nyoba beberapa lightweight linux distro yang ada di DVD majalah InfoLinux, cuma pengen nyobain mana saja sih distro yang enakkeun untuk dipake di laptop dan di pc. Untungnya hampir semuanya berupa live cd (bisa langsung lewat cd/dvd tanpa harus diinstall). Tapi biar afdol, setelah masuk ke window-nya langsung diinstall biar tau apa aja sih yang kurang atau lebihnya, menurutku lho. Mungkin tidak berlaku untuk orang lain.

1. gOS ( http://www.thinkgos.com/ )

Distro turunan Ubuntu yang memiliki dasar warna hijau memakai X-Window Enlightenment yang jadinya lebih ringan dibandingin pake KDE atau Gnome, menekankan pada software Web 2.0, sehingga hampir semua software yang dimiliki oleh gOS hanya bisa dijalankan di Web Browser saja, sedikit sekali software yang terinstall di distro ini. Mungkin gOS singkatan dari Google OS. Orang yang pake jadi harus punya internet berkecepatan tinggi, reliabel, unlimited dan murah.

2. CentOS ( http://www.centos.org/ )

Ternyata bukan live cd, tapi langsung instalasi. Sewaktu instalasi melihat sesuatu yang familiar, front end install-nya hampir sama dengan front end instalasi jaman dulu. Ternyata pas diliat dia berbasis Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Pantes berat, ternyata dia dibuat untuk membuat server bukan untuk desktop.

3. OpenGEU ( http://opengeu.intilinux.com/Home.html )

Satu lagi distro turunan Ubuntu yang memiliki theme menarik (sunlight dan moonlight), menggunakan X-Window Enlightenment, efek-efek window-nya juga bagus dan indah. Lumayan lengkap persediaan software desktopnya. Efeknya bagus, tapi ada bug yang mengganggu sewaktu dijalankan di PC-ku, dia tidak mau turun ke resolusi 1024×768, dia pengennya di resolusi 1280×768. Kalo di laptop sih bisa. (Ini distro yang sekarang aku paling suka)

4. Zenwalk ( http://www.zenwalk.org )

Kalo ini distronya gak terlalu jelas, bingung makenya. Sepertinya sih lengkap tapi makenya kurang user friendly. Aku sih gak suka distro ini.

5. SAM Linux ( http://www.sam-linux.org/ )

Sepertinya kalo dari bentuknya sih turunan dari Ubuntu atau malah turunan dari Debiannya langsung tapi katanya turunan dari PCLinuxOS, X-Window-nya make XFCE. Maskotnya berlogo tikus, cuma kurangnya adalah kalo nge-burn harus menggunakan account root, tidak bisa pake account biasa, terlalu repot. Loh kok masih pake GAIM, belum pake Pidgin?

6. LinuxMint ( http://linuxmint.com )

Tambah satu lagi turunan Ubuntu, tapi dengan software yang sudah diutak-atik sendiri oleh vendor dari distro ini, jadinya beberapa software di sini sudah khas milik LinuxMint. Yang disini memiliki X-Window XFCE, tampilannya sangat kaku dan serius, tapi memiliki fitur penggunaan yang lumayan enak.

7. FluxBuntu ( http://fluxbuntu.org/ )

Masih juga turunan Ubuntu kalo diliat dari namanya, X-Window-nya pasti Flux sayangnya dia bukan berupa live cd tapi installer. Ukurannya lumayan kecil cuma 400MB-an. Tapi ternyata keburukannya adalah LiveCD-nya gak kedetek oleh Boot di PC tapi kedetek di laptop, jadinya mau berapa kali di-restart komputernya tetep masuk ke OS.

8. Slax

Terakhir adalah live cd yang merupakan turunan dari Slackware, yaitu Slax. Memiliki X-Window KDE, tapi ukuran ISO-nya yang kecil sekitar 100MB-an. Theme-nya enak diliat, sangat cerah tapi karena banyakan orang pake Ubuntu dan/atau turunannya maka masih lebih prefer yang turunan Ubuntu.

PEMENANGNYA: OpenGEU untuk di laptop dan LinuxMint untuk di PC.

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

IP Address-mu:
38.103.63.59

Tags: , , ,

Post a Comment