May 9

Masih Layakkah Disebut Sebagai Kendaraan Umum?

Category: myself

Masih layakkah kendaraan seperti ini disebut sebagai kendaraan umum bagi masyarakat? Apakah lulus uji emisi? Kaca diganti dengan plastik yang dilakban? Apakah kendaraan ini bebas dempul?

Mungkin yang berada di dalam tidak merasa risih dengan keadaan kendaraan ini (sudah biasa atau terpaksa biasa), tapi yang berada di luar pasti melihatnya dengan penuh kasihan melihat kendaraan seperti ini masih diberikan izin untuk menjadi angkutan oleh pemerintah.

Bagaimana tingkat polusi di Bandung bisa rendah, kalau sekali gas saja kendaraan ini langsung membuang asap melalui knalpot yang langsung menghitamkan langit Bandung.

Bus_1

Bus_2

Difoto saat sedang menunggu Lampu Lalu Lintas berubah menjadi warna hijau di perempatan buah batu - soekarno hatta menuju ke arah utara.

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

No comments

May 5

[Linux] Struktur Mount Points Dalam Sistem Partisi Linux

Category: linux

Struktur Mount Points dalam Sistem Partisi Linux dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. /boot

Berisi Boot Loader dan Boot Menu. Untuk dibaca pada saat boot, karena saat penting maka harus dijadikan partisi Linux yang paling awal.

2. /

Memiliki seluruh sistem file yang ada di Linux, memiliki beberapa lokasi penting seperti /etc, sbin, /lib yang tidak dapat terpisah dalam partisi lain. Beberapa lokasi akan sering ditulisi (misalnya /tmp) tetapi kebanyakan hanya akan dibaca. Urutannya berada pada urutan kedua setelah partisi /boot.

3. /usr

Memiliki seluruh file eksekusi binary dan antarmuka grafik X11 dan pustaka-pustaka yang dimiliki oleh aplikasi. Akan ditulisi pada saat instalasi aplikasi atau melakukan kompilasi kernel. Selebihnya hanya akan dibaca, karena fungsinya mempengaruhi proses boot dan sistem secara keseluruhan maka harus partisinya harus berada pada sebelum atau sesudah partisi “/”

4. /opt

Beberapa distro memiliki lokasi ini untuk aplikasi-aplikasi opsional yang kurang penting (Dari pandangan sistem) . Akan sering ditulisi bila sering sekali menginstall atau menguninstall aplikasi.

5. /srv

Beberapa distro memiliki lokasi ini untuk menjalankan WWW dan/atau FTP Server. Beberapa admin memilih untuk membuat mount point ini sebagai tempat menjalankan Network Services. Akan sering ditulisi, apalagi bila menggunakan logging.

6. /var

Digunakan untuk data-data variabel. Biasanya logging untuk sistem disimpan di area ini. Sangat sering ditulisi.

7. /home

Tempat dimana user menyimpan data-data (personal atau kerjaan) dan konfigurasi dari aplikasi yang digunakan. Dibaca dan ditulis secara ekstensif.

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

No comments

Apr 29

Temukan Roy Suryo

Category: myself

Ayo temukan Roy Suryo di google, langkahnya seperti ini:

1. Masuk ke http://google.co.id

2. Isi pada kolom search: temukan roy suryo

3. Klik tombol Saya Lagi Beruntung

4. Voila…. Google Melakukan Apa???

5. Silakan coba sendiri :D

Courtesy of someone

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

1 comment

Apr 28

[Kutip] Waspada! Penyakit yang Sedang Mewabah di Indonesia

Category: myself, wordpress

Dikutip Dari:

http://okto.silaban.net/2008/04/general/waspada-penyakit-yang-sedang-mewabah-di-indonesia/

Penyakit norak ini menjadi wabah yang sangat mengerikan dari atas sampai bawah :

- Orang bisa antri Raskin sambil pegang HP
- Pelajar bisa nunggak SPP sambil merokok
- Orang tua lupa siapkan SPP, karena terpakai untuk beli TV dan kulkas
- Orang bule mabuk karena kelebihan uang, Orang kampung mabuk beli minuman patungan
- Pengemis bisa mendengarkan MP3 player sambil goyang kepala
- Orang-orang dapat membeli gelar akademis di ruko-ruko tanpa kuliah
- Ijazah Doktor luar negeri bisa di beli sebuah rumah petakan gang sempit di Cibubur
- Kelihatan seperti aktivis tapi habis waktu untuk mencetin HP
- 62 tahun merdeka, lomba-lombanya masih makan kerupuk saja
- Agar rakyat tidak kelaparan maka para pejabatnya dansa-dansi di acara tembang kenangan.

Diambil sebagian dari posting di sebuah milis, dengan catatan kaki penulisnya adalah putra Indonesia asli yang sekarang bertempat tinggal di Paris, dan bekerja sebagai pembawa acara di salah satu stasiun di Perancis.

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

No comments

Apr 26

[Spoiler] Film Cloverfield

Category: myself

Baru beres nonton Cloverfield di Ciwalk (Cihampelas Walk) pake BCA Pay One For Two, jadi bayar 15rb untuk duaan. Film tentang monster yang menghancurkan New York, dengan menggunakan tipe game First Person View seperti Counter Strike. Jadi film ini diceritakan berdasarkan pandangan dari handycam, jadi efek-efek yang terjadi seperti efek yang dimiliki dari handycam.

Mungkin ini baru satu-satunya film yang ditonton dan membuatku mual, bukan karena sadis. Mual karena cara pengambilan filmnya yang katanya menggunakan Shaky Camerawork sehingga efek-efeknya mirip seperti pengambilan film menggunakan handycam. Sayangnya kalo di Indonesia tidak diberi peringatan dulu, konon kalo di luar sana beberapa bioskop memberikan peringatan mengenai metode film yang dapat menyebabkan mual dan vertigo.

Poster Warning

Katanya bakalan ada sequelnya, bukan melanjutkan film yang pertama tapi cerita yang sama berdasarkan rekaman film dari orang yang lain. Seperti yang terjadi sewaktu di Jembatan Brooklyn, ada orang lain yang sama-sama merekam kejadian tersebut.

Yang masih menjadi misteri adalah satu, kenapa sewaktu digigit oleh monster yang kecil, tubuh orang yang digigit meledak. Kalo monster Cloverfieldnya masih hidup karena diterangkan diakhir closing credits, waktu ada transmisi radio.

Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,

No comments

Apr 26

Jalan Cijerah - Jalan Atau Kubangan Sih?

Category: myself

Jalan Cijerah Bandung - Buset dah, jalan ini termasuk jalan yang cepet rusak di Bandung. Dalam hitungan bulan langsung rusak, mana kalo hujan jadi kubangan dan suka banjir lagi. Ada yang merhatiin gak kalo jalan ini tidak ada saluran drainase, semuanya disemen tanpa memperbolehkan air dibuang ke saluran drainase.

Pictures worth a thousand words….

Cijerah_1

Cijerah_2

Technorati : , , , ,
Del.icio.us : , , , ,

No comments

Apr 24

[EEEPC] Part 3. Memindahkan Home Mount Point dan Instalasi Driver

Category: linux, myself

Hardware yang dibutuhkan:

1. Asus EEE PC 4GB (2GB mah kurang, default instalasinya aja 2.2GB) dengan Wireless LAN dalam keadaan menyala

2. SD Card (Optional, yang digunakan 1GB untuk dijadikan /home mount point)

Software yang dibutuhkan:

1. eee-ubuntu-support untuk mendeteksi hardware yang dimiliki oleh Asus EEE (http://code.google.com/p/eee-ubuntu-support/), yang digunakan di sini adalah v0.7

Tutorial Yang Dibutuhkan:

1. Part 2

Memindahkan /home mount point ke SD Card:

1. Format SD Card, disini menggunakan ext2

2. Posisi mounting SD Card ada di /media/disk

3. Kopikan semua isi dari /home ke SD Card

   cp -r --preserve=all /home/* /media/disk

4. Edit lagi file fstab

   sudo nano /etc/fstab

5. Tambahkan perintah ini pada posisi paling bawah

   /dev/sdb1 /home ext2 rw,nosuid,nodev,noatime 0 0

6. Simpan kemudian restart

7. Untuk mengecek apakah /home mount point sudah tertuju pada SD Card gunakan perintah ini pada console:

8. Lihat apakah /dev/sdb1 mengacu pada /home

Menginstall Driver Menggunakan eee-ubuntu-support (Asumsi menggunakan v0.7)

1. Ekstrak file eee-ubuntu-support_v0.7.tgz

   tar xzf eee-ubuntu-support_v0.7.tgz

2. Masuk ke dalam foldernya

3. Eksekusi perintah ini:

   sudo ./install.sh all

4. Eksekusi perintah ini:

   sudo ./tweak-gnome.sh

5. Kedua perintah ini mungkin harus 2 atau 3 kali diulang sampai menemukan driver yang benar.

6. Restart

Semua proses instalasi selesai, tinggal dipake deh Asus EEE-nya pake Ubuntu atau turunannya

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

No comments

Apr 23

[EEEPC] Part 2: Menginstall Ubuntu Dalam Asus EEE Menggunakan Flash Disk Bootable

Category: linux, myself

Hardware yang dibutuhkan:

1. Asus EEE PC 4GB (2GB mah kurang, default instalasinya aja 2.2GB) dengan Wireless LAN dalam keadaan menyala

2. USB Flash Disk minimal 1GB (Untuk dijadikan bootable live usb)

3. SD Card (Optional, yang digunakan 1GB untuk dijadikan /home mount point)

Software yang dibutuhkan:

1. eee-ubuntu-support untuk mendeteksi hardware yang dimiliki oleh Asus EEE (http://code.google.com/p/eee-ubuntu-support/), yang digunakan di sini adalah v0.7

Tutorial yang dibutuhkan:

1. Part 1

PERINGATAN: SELURUH DATA DI SSD MILIK ASUS EEE DAN SD CARD AKAN HILANG BILA MENGGUNAKAN LANGKAH YANG TELAH DIBUAT INI

Langkah Asus EEE Menginstall Ubuntu:

1. Karena layar Asus EEE sangat kecil, maka kita set dulu supaya window-nya bisa digeser-geser

2. System - Preferences - Appereance, pilih Visual Effect dan pilih None.

3. Gunakan Alt + Tombol Kiri Mouse untuk menggeser window

4. Klik icon Install

5. Ikuti semua pertanyaannya sampai masuk ke menu partisi

6. Pada menu partisi, pilih menu Manual. SSD milik Asus EEE akan berada di /dev/sda1

7. Contoh yang digunakan:

a. Keseluruhan SSD diformat

b. Format file system yang digunakan reiserfs (pilih sendiri format file system yang digunakan tidak harus reiserfs, kalo gak salah si pembuat reiserfs ini adalah tersangka pembunuhan istrinya lho)

c. Mount pointnya adalah: /

d. Ceklist pilihan format

8. Teruskan dan tunggu proses instalasi sampai selesai

Langkah Konfigurasi Asus EEE Setelah Instalasi:

1. Karena seluruh USB Flash Disk akan dianggap CD-ROM oleh Asus EEE maka kita ubah dengan perintah:

   sudo nano /etc/fstab

2. Komentari atau hapus teks di bawah ini dengan menggunakan tanda #:

   /dev/sdc1 /media/cdrom0 udf,iso9660 user,noauto,exec 0 0

menjadi

   #/dev/sdc1 /media/cdrom0 udf,iso9660 user,noauto,exec 0 0

3. Sisipkan kata noatime ke dalam perintah milik /dev/sda1, misalkan file system reiserfs memiliki perintah seperti ini:

menjadi

   notail,noatime 0 1

4. Simpan dengan menggunakan perintah Ctrl+O, dan keluar dengan Ctrl+X

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

1 comment

Apr 17

[EEEPC] Part 1: Ubuntu Live CD Menggunakan Flash Disk Bootable Di Asus EEE

Category: linux, myself

Karena bosan dengan default OS dari EEEPC yaitu Xandros dan mo nyobain linux laen tapi gak punya optical drive eksternal, maka browsing lagi sana-sini dan mendapatkan cara untuk menginstall Ubuntu menggunakan Flash Disk (https://help.ubuntu.com/community/Installation/FromUSBStick) dan cara menginstall Ubuntu di EEEPC (http://wiki.eeeuser.com/ubuntu).

Hardware yang dibutuhkan:

1. Asus EEE PC 4GB

2. USB Flash Disk minimal 1GB (Untuk dijadikan bootable live usb)

3. Komputer lain yang sudah terinstall Ubuntu 7.10 atau turunannya (Apakah bisa di linux distro lain? Confirm please!)

Software yang dibutuhkan:

1. ISO Ubuntu atau turunannya

2. Program isotostick.sh untuk memindahkan iso ubuntu ke flash disk (http://startx.ro/sugar/isotostick.sh)

3. Program syslinux versi > 3.55. Kalo ragu versinya, install lagi aja.

   sudo apt-get install syslinux

Langkah Flash Disk:

1. Format flash disk menggunakan file system fat16 dan pastikan flash disk bisa melakukan boot

2. Cari alamat flash disk di file system, yang digunakan disini adalah:

3. Gunakan perintah

   sudo ./isotostick.sh /home/irfan/ubuntu-7.10-desktop-i386.iso /dev/sdb1

4. Akan ada beberapa error saat program isotostick.sh dijalankan, biarkan saja. Tunggu sampai proses selesai, yang ditandai dengan munculnya prompt console

5. Remove flash disk, dan konfigurasi flash disk menjadi live usb selesai

Langkah Asus EEE Menjalankan Live USB:

1. Pasang flash disk tadi di Asus EEE

2. Boot melalui flash disk, gunakan tombol Esc saat muncul logo Asus EEE di layar

3. Memasuki proses boot dari live usb

4. Bila batere dipasang, akan ada peringatan bahwa batere rusak. Ini hanya karena drivernya belum ada.

5. Silakan coba-coba fitur dari Ubuntu, selanjutnya kita coba untuk melakukan instalasi Ubuntu ke dalam EEEPC, yang dibutuhkan adalah 2.5GB ruang kosong di SSD.

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

1 comment

Apr 16

[Linux] Mengendalikan Linux Menggunakan Sony Ericsson P990i dan AnyRemote Melalui Bluetooth - Studi Kasus OpenOffice Impress

Category: java, linux, myself

Pertamanya dapet tutorial dari blog http://dheche.songolimo.net/wp/index.php/2007/09/17/mengontrol-fedora-7-memakai-p990i/ dan http://devel.reinikainen.net/content/view/48/40/

Kita gunakan LinuxMint 4.0 yang berbasis Ubuntu, sehingga kita coba sesuaikan tulisannya untuk Ubuntu dan turunannya. Btw, semua perintah diketikkan dalam Terminal.

Kebutuhan Awal:

1. Dongle Bluetooth (gak mungkin gak pake ini kan :)

2. Ponsel yang mendukung javame library untuk bluetooth (JSR-82), disini kita pakai Sony Ericsson P990i, kebetulan AnyRemote bekerja juga dalam mode Flip Close

3. Software bluetooth (Untuk LinuxMint kebetulan sudah lengkap dan sudah newest version yaitu bluez), kalo belum ada atau gak pasti, bisa download software bluez:

sudo apt-get install bluez-pin bluez-utils

4. Software AnyRemote, karena dalam repository debian belum ada, maka men-download file yang berekstensi *.deb (http://anyremote.sourceforge.net/), dan sewaktu tutorial ini ditulis, versi yang terbaru adalah versi 4.4-2.

a. anyremote_4.4-2_i386.deb (software - WAJIB)

b. anyremote-data_4.4-2_i386.deb (file Konfigurasi - WAJIB)

c. anyremote-doc_4.4-2_i386.deb (dokumentasi - OPTIONAL)

d. AnyRemote Java Client (kita pakai yang anyRemote64.jar untuk diinstall di ponsel - WAJIB)

Langkah Mendeteksi Bluetooth Ponsel:

1. Memastikan bahwa fitur bluetooth sudah terinstal dan berjalan baik

sudo /etc/init.d/bluetooth start

2. Memastikan bahwa dongle bluetooth sudah menyala (Hasilnya harus UP - Lewati langkah 3 bila hasilnya UP)

3. Bila ternyata hasilnya DOWN

sudo hciconfig hci0 up

4. Pastikan bluetooth dalam ponsel sudah menyala dan berada dalam mode Discoverable (P990i: Visible to other devices)

5. Cek apakah ponsel bisa dideteksi oleh Linux

Langkah Koneksi Komputer:

1. Asumsi

a. AnyRemote sudah diinstall di Linux

b. Ponsel sudah bisa dideteksi oleh hcitool scan

c. AnyRemote sudah diinstall di Ponsel (anyRemote64.jar)

2. Yang akan dikendalikan adalah OpenOffice Impress yang sudah terinstall dengan manis di LinuxMint

3. Jalankan AnyRemote dalam Linux

anyremote -f /usr/share/anyremote/cfg-data/Server-mode/ooimpress.cfg

Langkah Koneksi Ponsel:

1. Jalankan AnyRemote dalam ponsel

2. Cari bluetooth yang lagi menyala (pake fitur search yang dimiliki oleh anyRemote64.jar)

3. Kalo ketemu bluetooth yang diinginkan langsung Connect

4. Eksekusi OpenOffice Impress, pilih sebuah file presentasi dan jalankan SlideShow (bisa juga menjalankan langsung lewat ponsel)

5. Langsung deh geser kiri, kanan, awal, akhir menggunakan AnyRemote

Lumayan, dengan menggunakan software AnyRemote ini, gak jadi beli alat presentasi khusus :D

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,

1 comment

Next Page »